Kabarminang – Tiga anak harimau terekam kamera pengawas (CCTV) saat muncul di kawasan Bukit Koto Tabang, dekat Stasiun Pemantau Atmosfer Global GAW, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam, Senin (23/2/2026) dini hari.
Wali Nagari Koto Rantang, Parta Wijaya, membenarkan kemunculan satwa liar tersebut. Ia mengatakan keberadaan tiga anak harimau diketahui dari rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi pada pukul 02.00 WIB.
Ia menyebut, pemerintah nagari telah mengimbau masyarakat melalui wali jorong agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, terutama di sekitar area perkebunan dan kawasan yang berbatasan dengan hutan.
Menurutnya, kemunculan harimau di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi. Ia menyampaikan bahwa peristiwa serupa sudah berulang kali terjadi sebelumnya.
“Sebetulnya sudah berulang kali terjadi kemunculan harimau dan BKSDA pun sudah berulang kali pula turun ke lokasi,” katanya kepada Sumbarkita.
Parta menambahkan, kemunculan terbaru terjadi di areal perkebunan masyarakat dan dekat bangunan Stasiun GAW. Ia memastikan jarak lokasi kemunculan dengan permukiman warga sekitar satu kilometer.
Ia menegaskan, hingga kini tidak ada laporan gangguan terhadap aktivitas masyarakat. Namun warga tetap diimbau tidak memasang perangkap di kawasan tersebut.
Ia juga menyebut lokasi kemunculan tersebut berada dekat dengan habitat kehidupan harimau. Menurutnya, sejak dulu satwa itu memang kerap muncul, hanya saja tidak selalu terpantau.
“Dari dulu sebenarnya harimau sudah sering muncul, namun jarang yang mengetahui. Sekarang karena sudah ada CCTV makanya lebih cepat diketahui adanya kemunculan harimau,” tuturnya.
















