Kabarminang — Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumah kontrakan di Jalan Berok I Nomor 30 F, RT 04, RW 01, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, pada Senin (2/2/2026) sore.
Kepala Polsek Padang Barat, AKP Dwi Angga Prasetyo, mengatakan mayat itu merupakan Edmond Hakim (83), buruh harian lepas yang baru menempati rumah kontrakan tersebut sehari sebelum ditemukan meninggal dunia. Ia menyebut bahwa korban tinggal sendirian di rumah itu.
Perihal penemuan mayat itu, Dwi menceritakan bahwa pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB teman korban bernama Sikodek (66) hendak menemui korban di rumah kontrakannya. Sikodek meminta tolong kepada warga bernama Riri (33) untuk membuka pintu kamar kontrakan korban.
“Setelah pintu dibuka, Riri bersama Sikodek masuk ke dalam kamar. Mereka menemukan korban dalam kondisi kaku dan tidak bernapas di dalam kamar,” ujar Dwi.
Setelah mengetahui korban meninggal dunia, kata Dwi, Sikodek berusaha untuk mencari anggota keluarga korban, yang disebut tinggal di Parak Laweh. Namun, kata Dwi, Sikodek tidak mengetahui secara pasti alamat keluarga korban sehingga tidak menemukan anggota keluarga korban.
Sementara itu, Ketua RW 01 Berok Nipah, Yenti (49), kata Dwi, melaporkan penemuan mayat tersebut kepada bhabinkamtibmas Berok Nipah, Aipda Dedi Andika. Ia menyebut bahwa bhabinkamtibmas itu meneruskan informasi tersebut ke Polsek Padang Barat.
“Setelah dilakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan identifikasi, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Padang dengan ambulans Masjid Syariatul Ihsan sekitar pukul 17.10 WIB,” ucapnya.
Berdasarkan hasil visum luar terhadap tubuh korban, kata Dwi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
Dwi mengatakan bahwa polisi kesulitan mencari anggota keluarga korban. Ia menyebut bahwa berdasarkan KTP, korban tinggal di Berok Nipah. Namun, pihaknya tidak menemukan anggota keluarga korban.
“Mungkin keluarganya sudah pindah,” ucap Dwi.
Informasi mengenai anggota keluarga korban, kata Dwi, sulit diperoleh karena korban hanya diantar oleh temannya menggunakan becak motor saat pindah ke kontrakan itu pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Setelah mencari beberapa hari, kata Dwi, pihaknya berhasil menemukan anggota keluarga korban pada Selasa (4/2/2026). Ia menyebut bahwa pada Selasa siang anggota keluarga sudah menjemput jenazah korban di RS Bhayangkara Padang.
Perihal penyebab kematian korban, Dwi memperkirakan bahwa korban meninggal karena faktor usia. Ia mengungkapkan bahwa saat diantar pindah ke kontrakan, korban terlihat sesak napas dan menggunakan tongkat oleh warga berjalan menuju kamar kontrakan.















