Kabarminang — Dua pria homoseksual digerebek di rumah kontrakan di depan Kantor Lurah Ujung Batung, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah digerebek, keduanya dibawa ke kantor lurah untuk diminta keterangan.
Lurah Ujung Batung, Afrizon, menceritakan bahwa ia mendapatkan laporan dari warga bahwa ada dua pria yang berdua-duaan di rumah kontrakan di depan kantor lurah. Warga itu curiga bahwa kedua pria tersebut melakukan perbuatan menyimpang karena keduanya gemulai dan memakai celana pendek.
Setelah menerima laporan tersebut, Afrizon bersama dua orang anggotanya dari kelurahan menggerebek rumah kontrakan itu. Ketika ia mengetuk pintu, keluarlah pria berinisial IH (40 tahun), pengontrak rumah itu, sedangkan di dalamnya ada pria berinisial JM (24 tahun).
“Saya bertanya apa yang mereka lakukan di dalam kontrakan. IH menjawab bahwa mereka hanya tidur-tiduran. Kami lalu membawa mereka ke kantor lurah untuk dimintai keterangan,” ujar Afrizon kepada Kabarminang.com.
Di kantor lurah, Afrizon meminta kedua pria itu untuk menceritakan apa yang mereka lakukan di dalam rumah kontrakan tersebut secara jujur. Keduanya mengaku tidak melakukan apa-apa kecuali tidur-tiduran. Afrizon tidak percaya akan jawaban keduanya karena ada warga yang melihat mereka melakukan perbuatan menyimpang.
“Saya kembali meminta mereka untuk bercerita secara jujur. Kalau jujur, kami bantu,” ucap Afrizon.
Keduanya lalu mengatakan bahwa mereka berencana untuk berbuat mesum, tetapi baru hanya memasang losion tubuh (body lotion), belum melakukan perbuatan menyimpang tersebut. Afrizon kemudian mengatakan bahwa mereka masihg berbohong. Ia lalu memberikan kesempatan untuk berbicara jujur untuk terakhir kali. Setelah itu, keduanya mengaku bahwa mereka melakukan perbuatan menyimpang tersebut.
“IH berperan sebagai laki-laki, sedangkan JM berperan sebagai perempuan,” tutur Afrizon.















