Rabu, September 9, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Peneliti Sebut Sinkhole di Limapuluh Kota Cerminan Gagalnya Pengelolaan Tanah dan Air

Lisa Septri Melina
Jumat, 23 Januari 2026 12:20
in Kabar Sumbar
Fenomena sinkhole atau tanah berlubang muncul di kawasan pertanian di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota. Foto: Ist

Fenomena sinkhole atau tanah berlubang muncul di kawasan pertanian di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota. Foto: Ist


Kabarminang — Fenomena sinkhole atau lubang runtuhan tanah yang muncul di kawasan pertanian di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota,beberapa waktu lalu tidak bisa semata-mata dianggap sebagai kejadian alam biasa. Kemunculan lubang ini menandakan indikator nyata krisis tata kelola tanah dan air tanah yang selama ini luput dari perhatian.

Hal tersebut disampaikan oleh Guru Besar Ilmu Tanah IPB University, Prof Widiatmakan. Ia menjelaskan bahwa secara ilmiah, sinkhole terbentuk karena hilangnya kestabilan struktur tanah melalui proses pelindian (leaching) dan erosi bawah permukaan (piping). Proses ini lebih sering terjadi pada tanah bertekstur halus hingga sedang yang berada di atas batuan mudah larut atau lapisan berongga.

“Curah hujan tinggi memang berperan sebagai pemicu, tetapi penyebab utamanya adalah melemahnya struktur tanah akibat hilangnya partikel halus dari lapisan bawah. Rongga terbentuk secara perlahan, tetapi runtuhnya bisa sangat tiba-tiba,” ujarnya dikutip dari laman resmi Institut Pertanian Bogor (IPB), Jumat (23/1/2026).

Ia menambahkan, kondisi ini kerap diperburuk oleh aktivitas manusia yang mengubah sistem air tanah secara drastis. Pengambilan air tanah secara berlebihan, pembangunan drainase tanpa kajian hidrogeologi, serta pembebanan lahan tanpa memperhitungkan daya dukung tanah, mempercepat terjadinya kegagalan struktur tanah.

Menurutnya, perubahan tata guna lahan menjadi salah satu faktor utama yang sering diabaikan. Alih fungsi hutan dan lahan bervegetasi menjadi kawasan terbangun atau pertanian intensif mengurangi kemampuan tanah sebagai penyangga air dan struktur.

“Hilangnya penutup vegetasi dan bahan organik tanah menurunkan agregasi tanah. Akibatnya, tanah kehilangan kohesi dan menjadi sangat rentan terhadap erosi internal melalui piping,” jelasnya.

Dalam kondisi ini, distribusi air hujan tidak lagi merata, tetapi terkonsentrasi pada jalur tertentu di bawah permukaan. Aliran yang terfokus inilah yang mempercepat pembentukan rongga dan melemahkan lapisan penutup tanah.

Ia juga menekankan bahwa eksploitasi air tanah secara berlebihan merupakan faktor paling berbahaya, karena bekerja seperti “bom waktu” di bawah permukaan. Penurunan cepat muka air tanah mengurangi tekanan penyangga alami pada rongga bawah tanah, sementara siklus basah-kering berulang melemahkan kohesi tanah.


halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: air tanahamblesan tanahdampak lingkunganerosi bawah permukaanIPBIPB Universitykarstkrisis tata kelola tanahLimapuluh Kotalubang runtuhan tanahmitigasi sinkholepelindian tanahpemetaan kerentanan lahanProf WidiatmakansinkholeSitujuah BatuaSitujuah Limo Nagaritanah berporositas tinggi

Berita Terkait

Pemko Padang Lepas 41 Penerima Beasiswa Padang Juara ke Politeknik Kirana, Disiapkan Masuk Industri Penerbangan

Pemko Padang Lepas 41 Penerima Beasiswa Padang Juara ke Politeknik Kirana, Disiapkan Masuk Industri Penerbangan

9 September 2026
Pilu! Tiga Bayi Terlantar di Padang Masih Dirawat di NICU, BPJS Terkendala karena Belum Ada NIK

Pilu! Tiga Bayi Terlantar di Padang Masih Dirawat di NICU, BPJS Terkendala karena Belum Ada NIK

8 September 2026
Kerusakan Sungai Makin Parah, Warga Sebut Penindakan Tambang Emas Ilegal di Pasaman Barat Hanya Formalitas

Kerusakan Sungai Makin Parah, Warga Sebut Penindakan Tambang Emas Ilegal di Pasaman Barat Hanya Formalitas

8 September 2026
IFK Bukittinggi Raih Penghargaan CDOB 2026 dari BPOM RI

IFK Bukittinggi Raih Penghargaan CDOB 2026 dari BPOM RI

8 September 2026
Kabut Asap Makin Terasa di Solok Selatan, AQI Tembus 164

Kabut Asap Makin Terasa di Solok Selatan, AQI Tembus 164

8 September 2026
21 Penerbangan dari dan ke BIM Batal Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 2.318 Penumpang Terdampak

Sempat Terdampak Erupsi Anak Krakatau 2 Hari, Penerbangan dari dan Menuju BIM Kembali Beroperasi Hari Ini

8 September 2026
Next Post
Truk Terbalik di Dharmasraya, Akses Lalu Lintas Terganggu

Truk Terbalik di Dharmasraya, Akses Lalu Lintas Terganggu

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

10 April 2026

Mahasiswa UNP yang Dilaporkan Hilang Ditemukan di SPBU Solok, Begini Kondisinya

Mahasiswa UNP yang Dilaporkan Hilang Ditemukan di SPBU Solok, Begini Kondisinya

6 September 2026

Tabrakan dengan Truk di Dharmasraya, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Tabrakan dengan Truk di Dharmasraya, Pengendara Sepeda Motor Tewas

4 September 2026

Video: Motor Tabrakan dengan Odong-odong di Pesisir Selatan, Dua Orang Dilaporkan Tewas

Video: Motor Tabrakan dengan Odong-odong di Pesisir Selatan, Dua Orang Dilaporkan Tewas

3 September 2026

Penggembala di Tanah Datar Ditangkap Polisi karena Jual Dua Kerbau Titipan

Penggembala di Tanah Datar Ditangkap Polisi karena Jual Dua Kerbau Titipan

5 September 2026

Pergi dengan Pemuda yang Baru Dikenal Sehari, Seorang Siswi SMP di Sijunjung Dicabuli

Pergi dengan Pemuda yang Baru Dikenal Sehari, Seorang Siswi SMP di Sijunjung Dicabuli

31 Agustus 2026

Dituduh Larikan Istri Orang, Seorang Pria Dikeroyok 2 Orang di SPBU Lubuk Selasih Solok

Dituduh Larikan Istri Orang, Seorang Pria Dikeroyok 2 Orang di SPBU Lubuk Selasih Solok

7 September 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.