Kabarminang – Nama Ferry Irwandi belakangan ini tengah menjadi perbincangan publik setelah tampil lantang mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah dan situasi sosial-politik Indonesia. Sosok yang dikenal sebagai pembuat konten dan aktivis ini mencuri perhatian usai membongkar indikasi dalang di balik kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada 25 Agustus lalu.
Dalam program Rakyat Bersuara di iNews bertajuk “Aksi Massa, Siapa Berada di Baliknya?” (2 September 2025), Ferry diundang sebagai narasumber. Di acara tersebut, Ferry mengatakan bahwa dalang di balik kekerasan demo dapat ditelusuri melalui data digital, dengan cara sederhana seperti menggunakan kata kunci berdasarkan tanggal pada platform seperti Google dan TikTok untuk menemukan akun yang menyebar provokasi.
Ferry Irwandi bukanlah nama baru di dunia digital. Ia dikenal sebagai pendiri Malaka Project, sebuah kanal diskusi publik yang fokus pada isu-isu politik, kebijakan, dan fenomena sosial. Lewat kanal ini, Ferry tak segan menyampaikan pandangannya secara terbuka, bahkan kerap kali menantang narasi arus utama yang dianggap tidak adil atau menyesatkan.
Dari PNS ke Aktivis Digital
Lahir di Jambi pada 16 Desember 1991, Ferry Irwandi merupakan anak dari pasangan perantau Minangkabau asal Sijunjung. Ayahnya seorang dosen, sedangkan ibunya bekerja sebagai karyawan. Meski sejak SMP memiliki ketertarikan pada dunia seni seperti teater dan film, Ferry memilih menyelesaikan pendidikan formalnya di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).
Ia kemudian bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Kementerian Keuangan, khususnya di bagian hubungan masyarakat sebagai videografer. Namun setelah satu dekade mengabdi, ia memutuskan mundur pada November 2022 dan beralih penuh waktu menjadi pembuat konten edukatif di media sosial.
Melalui kanal YouTube-nya yang telah aktif sejak 2010, Ferry membahas berbagai topik, mulai dari politik, pendidikan, filsafat Stoikisme, hingga isu-isu sosial. Ia juga dikenal vokal dalam mengecam maraknya promosi judi online oleh para influencer.
Namanya semakin dikenal luas setelah menjadi tamu dalam podcast “Close The Door” milik Deddy Corbuzier pada April 2022. Sejak saat itu, Ferry kerap tampil di berbagai forum diskusi publik dan menjalin kolaborasi dengan tokoh-tokoh muda seperti Jerome Polin, Coki Pardede, Cania Citta, hingga Fathia Izzati.















