Sabtu, Agustus 15, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Kenapa Ketupat Identik dengan Perayaan Lebaran? Ini Filosofinya

Nuraini
Kamis, 27 Maret 2025 12:17
in Gaya Hidup
Ilustrasi ketupat (foto: ist).

Ilustrasi ketupat (foto: ist).


Kabarminang.com – Setiap kali Lebaran tiba, salah satu hal yang paling identik dengan perayaan ini di Indonesia adalah ketupat. Hidangan berbentuk anyaman ini hampir selalu hadir di meja makan, disajikan bersama opor ayam, rendang, atau sayur lodeh.

Namun, lebih dari sekadar makanan khas Idul Fitri, ketupat memiliki makna filosofis dan historis yang mendalam. Tradisi ini bukan hanya soal kuliner, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai keislaman, budaya, dan sosial yang telah diwariskan turun-temurun.

Ketupat tidak hanya populer di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Brunei. Namun, di Indonesia, keberadaannya sangat erat kaitannya dengan perayaan Lebaran.

Filosofi ketupat sendiri berakar dari ajaran Wali Songo, khususnya Sunan Kalijaga, yang menggunakan simbol ini sebagai bagian dari dakwah Islam di tanah Jawa.

Makna-makna yang terkandung dalam ketupat, mulai dari bentuknya yang terjalin rumit hingga isi nasi di dalamnya, melambangkan perjalanan spiritual dan sosial umat Muslim setelah sebulan penuh berpuasa.

Lantas, mengapa ketupat menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Idulfitri di Indonesia? Bagaimana asal-usul dan filosofi yang terkandung dalam tradisi ini? Berikut penjelasannya.

Secara etimologis, kata “ketupat” berasal dari bahasa Jawa “kupat,” yang merupakan singkatan dari “ngaku lepat,” berarti mengakui kesalahan. Hal ini mencerminkan tradisi saling memaafkan yang menjadi inti perayaan Idul Fitri. ​


halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KetupatLebaran

Berita Terkait

Profil Kevin Gusnadi, Pemuda Asal Padang yang Jadi Pacar Baru Ayu Ting Ting

Profil Kevin Gusnadi, Pemuda Asal Padang yang Jadi Pacar Baru Ayu Ting Ting

30 Mei 2026
1.500 Hewan Kurban Disembelih, Pemkab Padang Pariaman Tegaskan Standar Kesehatan

Cara Menyimpan Daging Kurban agar Kualitas dan Gizinya Terjaga

27 Mei 2026
Jadwal Buka Puasa Wilayah Kota Padang dan Sekitarnya 1 Maret 2025

Keutamaan Puasa Arafah Jelang Iduladha, Disebut Hapus Dosa Dua Tahun

25 Mei 2026
Psikolog Bagikan Tips Tanggapi Pertanyaan “Kapan Nikah” Dalam Silaturahim Idulfitri

Psikolog Bagikan Tips Tanggapi Pertanyaan “Kapan Nikah” Dalam Silaturahim Idulfitri

21 Maret 2026
Kenapa Ketupat Jadi Ikon Lebaran? Ini Sejarah dan Makna Filosofinya

Kenapa Ketupat Jadi Ikon Lebaran? Ini Sejarah dan Makna Filosofinya

21 Maret 2026
5 Cara Menghindari Macet Saat Arus Balik Lebaran

5 Cara Menghindari Macet Saat Arus Balik Lebaran

21 Maret 2026
Next Post
Jalan Tol Padang-Sicincin Bakal Beroperasi selama Libur Nataru, Pangkas Perjalanan ke Riau 30 Menit

Inilah Daftar Titik Rest Area di Sepanjang Jalan Tol Trans Sumatera

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

10 April 2026

Dicuekkan 2 Minggu, Guru Pria di Pesisir Selatan Bentak Guru Wanita, Korban Lapor Polisi

Dicuekkan 2 Minggu, Guru Pria di Pesisir Selatan Bentak Guru Wanita, Korban Lapor Polisi

11 Agustus 2026

Viral Video Guru Pria dan Wanita Diduga Cekcok di Ruang Kelas di Pesisir Selatan

Viral Video Guru Pria dan Wanita Diduga Cekcok di Ruang Kelas di Pesisir Selatan

11 Agustus 2026

Kecelakaan di Lima Puluh Kota, Honda Beat Tabrak Luxio, Pengendara Tewas

Kecelakaan di Lima Puluh Kota, Honda Beat Tabrak Luxio, Pengendara Tewas

12 Agustus 2026

Motor dan Mobil Terlibat Kecelakaan di Lima Puluh Kota, Satu Orang Tewas

Motor dan Mobil Terlibat Kecelakaan di Lima Puluh Kota, Satu Orang Tewas

12 Agustus 2026

Dua Dosen UIN Bukittinggi Diduga Berzina, Kasusnya Masuk Proses Persidangan

Dua Dosen UIN Bukittinggi Diduga Berzina, Kasusnya Masuk Proses Persidangan

13 Agustus 2026

Setelah Tewaskan Pacarnya, Pembunuh di Dharmasraya Lihat Hukuman Pembunuhan di Ponsel

Setelah Tewaskan Pacarnya, Pembunuh di Dharmasraya Lihat Hukuman Pembunuhan di Ponsel

10 Agustus 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.