Kota Padang masih menjadi tujuan wisata domestik terbesar dengan 469.510 perjalanan, disusul Kabupaten Agam dan Kabupaten Solok. Sementara itu, Kota Bukittinggi mencatat pertumbuhan kunjungan tertinggi secara bulanan sebesar 11,90 persen menjadi 167.600 perjalanan, sedangkan Kabupaten Padang Pariaman tumbuh 11,62 persen.
Okupansi Hotel Ikut Meningkat
Meningkatnya kunjungan wisatawan domestik turut berdampak pada sektor perhotelan.
BPS mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumatera Barat pada Juni 2026 mencapai 52,16 persen.
Hotel bintang tiga mencatat tingkat okupansi tertinggi sebesar 62,46 persen, sedangkan kenaikan terbesar terjadi pada hotel bintang empat yang meningkat 7,13 poin persentase dibandingkan bulan sebelumnya.
Kondisi positif juga dirasakan hotel nonbintang dengan tingkat hunian mencapai 21,71 persen, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.
Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang tercatat 1,24 malam. Wisatawan mancanegara memiliki rata-rata lama menginap 1,38 malam, sedangkan wisatawan domestik 1,23 malam.
Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun kunjungan wisatawan asing mengalami penurunan, tingginya mobilitas wisatawan domestik masih mampu menjaga aktivitas pariwisata dan tingkat hunian hotel di Sumatera Barat selama semester pertama 2026.















