Kabarminang — Wali Kota Padang, Fadly Amran menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk mendukung prestasi atlet pada Pekan Olahraga Provinsi 2026. Dukungan tersebut mencakup penganggaran kebutuhan atlet hingga pemberian bonus bagi peraih medali.
Hal itu disampaikan Fadly Amran saat kegiatan buka bersama dengan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia, serta Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Youth Center Padang, Sabtu (14/3) sore.
Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran menjanjikan dukungan anggaran maksimal bagi para atlet yang akan berlaga pada ajang olahraga dua tahunan tingkat provinsi tersebut.
Meski mengakui adanya kendala administrasi akibat jadwal Porprov yang bergeser ke awal tahun, ia meminta seluruh cabang olahraga (cabor) tetap menjaga semangat dan tidak menurunkan ambisi untuk meraih prestasi.
“Kami meminta seluruh cabor tetap fokus pada target kemenangan di tengah keterbatasan yang ada,” ujarnya.
Menjawab kekhawatiran atlet terkait dukungan finansial, Fadly memastikan kesejahteraan atlet berprestasi akan menjadi prioritas pemerintah daerah. Ia menegaskan Pemko Padang berkomitmen menganggarkan bonus dan berbagai kebutuhan atlet melalui anggaran perubahan mendatang.
“Pemerintah Kota berkomitmen menganggarkan bonus serta seluruh keperluan atlet pada Anggaran Perubahan mendatang,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa setiap keikutsertaan Kota Padang dalam ajang olahraga harus memiliki kualitas terbaik dan tidak sekadar menjadi peserta.
Selain menargetkan raihan medali, Fadly Amran juga menginstruksikan pengurus KONI Kota Padang untuk mulai melobi agar Porprov berikutnya dapat digelar dengan Kota Padang sebagai tuan rumah tunggal.
Menurutnya, skema tuan rumah bersama yang diterapkan saat ini merupakan dampak dari penyesuaian keuangan daerah pascapandemi.
“Tuan rumah silakan, namun saya memohon kepada KONI agar melobi Porprov selanjutnya tuan rumah tunggal adalah Kota Padang,” tegasnya.
Di sisi lain, Fadly menekankan bahwa prestasi olahraga merupakan bagian dari visi pembangunan “Padang Juara”. Di tengah tantangan krisis karakter generasi muda akibat derasnya arus informasi, kegiatan olahraga di bawah pembinaan KONI dan KORMI diharapkan menjadi sarana membangun fisik dan mental generasi muda.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan pemuda terus diperkuat, seiring dengan target peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp1,5 triliun guna mendukung pembangunan fasilitas olahraga dan kesejahteraan masyarakat di masa depan.
















