Kabarminang – Cekcok antara kakak dan adik di kawasan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, berujung pengejaran menggunakan parang. Peristiwa itu sempat terekam video dan beredar luas di media sosial.
Dalam video yang beredar di TikTok, terlihat seorang pemuda mengejar seorang perempuan sambil membawa parang. Situasi di sekitar rumah tersebut tampak tegang, sementara perempuan yang dikejar berusaha menghindar.
Belakangan diketahui bahwa kedua orang dalam video tersebut merupakan saudara kandung.
Salah seorang pihak keluarga berinisial N mengatakan, kejadian itu terjadi pada Minggu sore (8/3/2026) di sebuah rumah yang berada di dekat lapangan bola di Padang Sarai.
Ia menjelaskan, pemuda yang membawa parang berinisial S, sementara perempuan yang dikejar merupakan kakaknya berinisial U.
Menurut N, keributan bermula ketika U mendatangi rumah yang saat itu ditempati S untuk mengambil kembali telepon genggam (HP) yang sebelumnya dipinjamkan oleh N kepada S.
Namun saat berada di rumah tersebut, S disebut tidak bersedia menyerahkan HP tersebut. Ia justru meminta agar N terlebih dahulu mengembalikan sejumlah uang yang selama ini diberikannya saat tinggal di rumah tersebut.
Perdebatan kemudian memanas hingga terjadi adu mulut di dalam rumah.
Dalam kondisi emosi, S disebut mengejar U menggunakan parang hingga ke rumah kakak mereka yang lain yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
Saat kejadian berlangsung, saudara mereka yang lain berinisial R berusaha menghentikan tindakan tersebut dengan memeluk S dari belakang.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Namun saat petugas datang ke lokasi, S disebut sudah tidak berada di tempat.
“Hingga saat ini keberadaannya belum diketahui,” ujar N.
N juga menanggapi video lain yang memperlihatkan kondisi rumah dalam keadaan rusak parah yang turut beredar di media sosial. Ia mengatakan rekaman tersebut merupakan video lama yang terjadi sekitar enam bulan lalu.
Menurutnya, rumah tersebut sebagian dibangun menggunakan uang kakaknya, U. Ketika N keluar dari rumah itu dan tinggal di rumah mertuanya, U kemudian mengambil kembali sejumlah barang yang sebelumnya ia beli karena dianggap sebagai miliknya.
Tindakan itu disebut membuat S tidak terima dan merusak pintu kamar yang sebelumnya ditempati N bersama dirinya.
Mengetahui hal tersebut, U disebut kesal dan menghancurkan bagian rumah yang menurutnya dibangun menggunakan uangnya sendiri.
Saat keluarga mengecek rumah tersebut, mereka juga menemukan alat penghisap sabu yang dibuat dari botol minuman Yakult.
















