Saksi warga setempat, Kaswarni (65), menuturkan bahwa almarhum memang sudah tidak terlihat beraktivitas di luar rumah sejak tiga hari sebelumnya dan diketahui mengidap riwayat penyakit komplikasi.
Tim SPKT dan Tim Identifikasi Polresta Padang yang melakukan pemeriksaan intensif di lokasi kejadian memastikan tidak menemukan adanya indikasi tindak kejahatan pada tubuh almarhumah.
“Hasil identifikasi awal oleh tim Inafis memastikan tidak ada tanda-tanda lebam maupun bekas kekerasan pada tubuh korban,” tegas AKP Nirdes Ali.
Usai olah TKP selesai, jasad lansia tersebut langsung dievakuasi menggunakan mobil ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Padang guna penanganan lebih lanjut.
Pihak keluarga, termasuk anak-anak korban lainnya yang sudah berkeluarga dan tinggal terpisah, memutuskan untuk tidak mengautopsi jenazah dan telah membuat surat pernyataan resmi.
“Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan visum maupun otopsi, sehingga jenazah langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” pungkas AKP Nirdes Ali.
















