“Sekitar pada pukul 15.45 WIB proses penanganan di lokasi berlangsung dinyatakan selesai,” ujar Yopi
Yopi juga mengungkapkan dalam penanganan itu turut dibantuan satu unit mobil Damkar Kota Payakumbuh dan juga dibantu Camat Guguak, perangkat nagari, TNI, Polri, dan masyarakat setempat.
Akibat kebakaran tersebut, tiga unit rumah di kawasan permukiman terdampak dengan luas area terbakar yang tercatat dalam laporan Damkar sekitar 6.000 meter persegi. Satu bangunan lain yang terancam ikut terbakar berhasil diselamatkan, sementara luas area yang berpotensi terdampak diperkirakan sekitar 1.000 meter persegi.
“Kerugian materi akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp600 juta,” kata Yopi
Berdasarkan keterangan awal yang diterima Damkar, Yopi mengatakan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Dugaan tersebut masih merupakan informasi awal terkait penyebab munculnya api dan masih dalam penyelidikan pihak berwajib
Yopi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik. Warga diminta memeriksa kondisi kabel, sambungan, dan instalasi listrik secara berkala serta memastikan penggunaannya sesuai kapasitas untuk mengurangi risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran.




















