Kabarminang –– Seorang siswi di salah satu SMP di Kecamatan Linggo Sari Baganti, Pesisir Selatan, dinyatakan positif hamil setelah menjalani tes kehamilan di sekolah.
Kepala SMP tersebut, inisial IW, mengatakan bahwa tes kehamilan itu tidak diadakan untuk semua siswi di sekolah itu, tetapi hanya kepada siswi berinisial T (16 tahun), yang dicurigai hamil. Ia menyebut bahwa siswi itu duduk di bangku kelas 3.
IW menceritakan latar belakang guru mengadakan tes kehamilan bagi T. Sekitar dua bulan yang lalu pelatih upacara mencurigai T hamil saat siswi itu mengikuti latihan upacara. Dalam upacara itu T bertugas membacakan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
“Pelatih upacara, yang merupakan guru Olahraga, melihat bahwa sepertinya siswi tersebut hamil. Karena dia laki-laki dan segan memeriksa siswi itu, dia menceritakan hal itu kepada guru BK (Bimbingan Konseling). Guru BK lalu memanggil siswi itu dan menanyakan apakah siswi itu hamil. Siswi menjawab bahwa dia tidak tahu bahwa dirinya hamil atau tidak,” tutur IW kepada Sumbarkita pada Senin (2/2/2026).
Untuk mengetes kehamilan siswi tersebut, kata IW, guru BK memanggil beberapa siswa berprestasi, termasuk T karena T merupakan siswi cerdas dan berprestasi. Guru BK mengatakan kepada para siswa bahwa mereka akan mengikuti lomba cerdas cermat di Painan. Sebelum mengikuti lomba, para siswa harus mengikuti tes urine untuk mengetahui positif atau negatif mengonsumsi narkoba.
“Lomba itu pura-pura saja. Itu strategi guru BK untuk mengetes kehamilan siswi tersebut karena kehamilan bisa diketahui dari urine melalui tes pack. Guru BK tidak enak hati langsung melakukan tes kehamilan hanya kepada satu siswi itu. Karena itu, dibuatlah tes urine untuk beberapa siswa, padahal yang dites siswi itu sendiri,” tutur IW.
Hasil tes pack, kata IW, menyatakan bahwa siswi itu positif hamil. IW menyebut bahwa guru BK keesokan harinya melaporkan hasil tes itu kepada kepala sekolah dan kepada siswi yang bersangkutan. Ketika diberi tahu bahwa ia hamil berdasarkan tes urine, kata IW, siswi itu menangis.
“Guru BK lalu mengantarkan siswi itu pulang dan memberi tahu orang tuanya bahwa anaknya hamil,” ucap IW.
















