Kabarminang – Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Prayoga Padang yang berlokasi di Jalan Veteran No. 8, Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, mencanangkan lulusannya terampil berbahasa melalui penerapan pembelajaran berbasis penggunaan bahasa asing sejak awal perkuliahan.
Ketua STBA Prayoga Yohanes mengatakan, keterampilan sebagai ahli bahasa dibangun secara bertahap melalui kebijakan penggunaan Bahasa Inggris dalam proses belajar mengajar di dalam kelas.
“Ketika mengikuti perkuliahan di dalam kelas, mahasiswa diminta selalu berbahasa Inggris dan tidak boleh menggunakan Bahasa Indonesia, apalagi bahasa daerah,” ujar Yohanes kepada Sumbarkita, Jumat (23/1).
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut diterapkan secara proporsional pada tahap awal perkuliahan. Pada semester satu hingga empat, mahasiswa masih diberikan toleransi penggunaan bahasa dengan komposisi 30 persen Bahasa Inggris dan 70 persen Bahasa Indonesia.
Menurut Yohanes, kebijakan itu diterapkan karena mahasiswa masih berada pada tahap adaptasi dan pengenalan dunia bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris, sehingga perlu proses pembiasaan secara bertahap.
“Memasuki semester lima ke atas, mahasiswa diwajibkan menggunakan Bahasa Inggris secara penuh dalam perkuliahan. Tidak ada lagi penggunaan Bahasa Indonesia, kecuali dalam keadaan mendesak ketika benar-benar tidak mengetahui padanan Bahasa Inggrisnya,” katanya.
Yohanes menyampaikan untuk memperkuat kompetensi kebahasaan mahasiswa, pihak kampus juga mendorong mahasiswa memperbanyak referensi bacaan berbahasa Inggris serta aktif dalam organisasi pendukung keterampilan bahasa.
“Di STBA Prayoga terdapat UKM translator dan public speaking sebagai wadah penguatan keterampilan bahasa mahasiswa,” tutur Yohanes.
















