Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reserse Kriminal Polres Solok Selatan, Aipda Ahmad Arfan, mengatakan bahwa setelah mendapatkan laporan itu, pihaknya bersama ibu korban membawa korban ke Puskesmas Sangir untuk divisum hari itu juga.
Setelah itu, kata Arfan, pihaknya menangkap DV pada hari itu juga sekitar pukul 19.00 WIB.
“Saat diinterogasi, pelaku mengaku mencabuli dan menyetubuhi korban karena terpengaruh film porno. Dia sering menonton film porno,” tutur Arfan.
Adapun hasil visum korban, kata Arfan, alat kelamin korban robek akibat disetubuhi DV. Ia menyebut bahwa alat kelamin korban robek karena DV memasukkan ujung botol ke kemaluan korban saat menyetubuhi gadis kecil itu. Meski demikian, katanya, robeknya alat kelamin korban tidak sampai ke dasar.













