Kabarminang – Pemerintah Kota Pariaman menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026, meski saat ini belum tersedia alokasi anggaran dalam APBD murni.
Komitmen itu disampaikan menyusul Rapat Koordinasi Terbatas Kepala Daerah se-Sumatera Barat terkait persiapan Porprov XVI Tahun 2026 yang digelar di Istana Gubernur Sumbar, Rabu (28/1/2026).
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menegaskan bahwa Pemko Pariaman mendukung penuh keputusan bersama pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terkait pelaksanaan Porprov sebagai ajang strategis pembinaan olahraga daerah.
“Porprov ini bukan sekadar event olahraga, tapi momentum pembinaan atlet dan kebangkitan prestasi daerah. Kota Pariaman pada prinsipnya siap mendukung pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026,” kata Yota Balad kepada Sumbarkita, Kamis (29/1).
Ia mengakui, hingga saat ini anggaran Porprov belum terakomodir dalam APBD Kota Pariaman. Namun, pemerintah daerah akan mengupayakan dukungan pembiayaan melalui APBD Perubahan, termasuk kemungkinan pemanfaatan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sesuai dengan arahan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
“Kita akan menyesuaikan dengan kebijakan provinsi. Jika memungkinkan melalui APBD Perubahan, tentu akan kita dorong agar kegiatan Porprov ini dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar, mengatakan Pemko Pariaman siap mengikuti seluruh ketentuan yang telah disepakati dalam rapat koordinasi, termasuk terkait jadwal pelaksanaan dan persyaratan atlet.
Menurutnya, rapat tersebut telah menetapkan bahwa Porprov XVI Sumbar akan dilaksanakan mulai 2 Oktober 2026, dengan beberapa kabupaten/kota sebagai tuan rumah bersama, serta pembukaan dan penutupan terpusat di Kota Padang.
“Kesepakatan ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk melakukan penyesuaian perencanaan dan penganggaran. Kota Pariaman akan mengikuti mekanisme yang ditetapkan, baik terkait anggaran maupun teknis pelaksanaan,” ujar Afrizal.
Ia juga menegaskan bahwa ketentuan atlet Porprov yang wajib berdomisili minimal dua tahun di daerah yang diwakilinya menjadi perhatian serius, guna menjaga sportivitas dan keadilan kompetisi.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin Wakil Gubernur Sumatera Barat dan diikuti seluruh kepala daerah se-Sumbar. Pemerintah provinsi menekankan pentingnya percepatan persiapan, mengingat Porprov terakhir dilaksanakan pada 2018, serta mendorong kabupaten/kota segera menyesuaikan perencanaan anggaran agar kegiatan dapat terlaksana sesuai jadwal.
Dengan komitmen bersama tersebut, Pemko Pariaman berharap Porprov XVI Sumbar 2026 dapat berjalan sukses, sekaligus menjadi sarana peningkatan prestasi atlet daerah dan penguatan ekosistem olahraga di Sumatera Barat.
















