Besaran anggaran Porprov, lanjutnya, akan ditentukan setelah adanya seleksi dan rekomendasi dari KONI Kota Pariaman. Dukungan anggaran diberikan secara terukur dan difokuskan pada cabor yang serius serta memiliki peluang meraih prestasi.
Selain sebagai peserta, Kota Pariaman juga mengusulkan diri sebagai tuan rumah untuk tiga cabang olahraga, yakni sepatu roda, tenis, dan bulu tangkis, mengingat kota ini telah memiliki venue yang memadai untuk ketiga cabor tersebut.
“Kita punya fasilitasnya. Ini juga bagian dari kontribusi Pariaman untuk menyukseskan Porprov Sumbar,” tutup Yota Balad.
Dengan penjelasan tersebut, Pemko Pariaman berharap polemik yang berkembang di tengah masyarakat dapat diluruskan, sehingga para atlet dapat tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi Porprov Sumatera Barat 2026.
















