Sumbarkita – Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari menunjukkan kinerja yang semakin solid sepanjang 2025, dengan penyaluran pembiayaan menembus Rp4,63 triliun. Capaian ini mencerminkan meningkatnya aktivitas pembiayaan syariah sekaligus memperkuat peran unit syariah dalam mendukung kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha, khususnya di Sumatera Barat.
Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, menyebut pertumbuhan kinerja unit syariah tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
Per Desember 2025, total aset UUS Bank Nagari tercatat sebesar Rp6,49 triliun atau tumbuh 6,28 persen dibandingkan Desember 2024. Pertumbuhan ini menunjukkan penguatan fundamental bisnis syariah di tengah meningkatnya kebutuhan layanan keuangan berbasis prinsip syariah.
Dari sisi intermediasi, pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp4,63 triliun atau tumbuh 14,66 persen secara tahunan. Kenaikan ini menandakan semakin luasnya penyaluran pembiayaan kepada masyarakat dan pelaku usaha yang memanfaatkan skema pembiayaan syariah.
Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun UUS Bank Nagari mencapai Rp4,91 triliun, tumbuh 3,62 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pertumbuhan DPK ini juga menjadi indikator meningkatnya kepercayaan nasabah dalam menempatkan dana mereka di UUS Bank Nagari,” ujar Gusti Candra di Padang, beberapa waktu lalu, dikutip Sabtu (14/2/2026).
Dari sisi profitabilitas, UUS Bank Nagari juga mencatatkan laba setelah pajak sebesar Rp224,62 miliar atau tumbuh 15,43 persen secara tahunan. Capaian ini mempertegas kontribusi unit usaha syariah yang semakin strategis terhadap kinerja bank induk.
Pada 2024, porsi aset UUS terhadap induk tercatat sebesar 18,52 persen dan meningkat menjadi 19,31 persen pada 2025. Peningkatan share ini menunjukkan peran unit syariah yang kian menguat dalam struktur pertumbuhan Bank Nagari.
Secara tren, pertumbuhan aset, pembiayaan, dan DPK yang konsisten mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan perbankan syariah, baik untuk kebutuhan pembiayaan usaha, perumahan, maupun simpanan berbasis bagi hasil.
Gusti Candra menambahkan, penguatan literasi dan edukasi keuangan syariah menjadi salah satu strategi utama dalam mendorong pertumbuhan kinerja UUS Bank Nagari di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk keuangan sesuai prinsip syariah.
“Kami terus mendorong edukasi dan literasi keuangan syariah kepada masyarakat. Strategi ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan kinerja UUS,” katanya.
Ke depan, Bank Nagari menargetkan penguatan layanan syariah melalui perluasan akses dan peningkatan kualitas layanan, seiring tren pertumbuhan industri perbankan syariah yang terus berkembang. Dengan capaian kinerja sepanjang 2025 yang solid, UUS Bank Nagari optimistis dapat menjaga tren pertumbuhan serta memperbesar kontribusi terhadap perkembangan industri perbankan syariah, khususnya di Sumatera Barat.
















