Kabarminang – Sejumlah pelajar SMP dan MTs di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, menunjukkan kemampuan bermusik dalam Pentas Seni Lomba Musik Tradisional antarpelajar se-Kota Padang Panjang di halaman Kantor Lurah Pasar Baru, Kecamatan Padang Panjang Barat, pada Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Wakil Wali Kota Padang, Panjang Allex Saputra. Selain menjadi ajang bagi pelajar untuk menampilkan bakat, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mengenalkan dan menjaga warisan budaya kepada generasi muda.
Dalam sambutannya, Allex mengatakan musik tradisional merupakan bagian penting dari identitas sekaligus kekayaan budaya. Menurutnya, musik tradisional juga mengandung nilai kebersamaan, disiplin, kerja sama, serta penghormatan terhadap warisan budaya.
“Karena itu, saya berharap anak-anak peserta lomba ini tidak hanya mampu memainkan alat musik tradisional, tetapi juga memahami dan mencintai nilai budaya yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.
Allex mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan derasnya arus budaya global tidak semestinya membuat generasi muda semakin jauh dari akar budayanya.
Ia menilai pengenalan terhadap budaya daerah penting agar generasi muda tetap memahami identitas, asal-usul, serta kekayaan budaya yang diwariskan oleh para pendahulu.
“Kita ingin generasi muda Padang Panjang menjadi generasi yang maju dan berprestasi, tetapi tetap berakar kuat pada budaya dan nilai-nilai luhur daerah,” katanya.
Sementara itu, Lurah Pasar Baru Donal Harmoko mengatakan pentas seni tersebut memberikan ruang kreatif bagi pelajar untuk mengembangkan potensi sekaligus mengenal lebih dekat warisan leluhur.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkreasi, menyalurkan bakat, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya yang kita miliki,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan. Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab orang dewasa, tetapi juga perlu tumbuh dari generasi muda.















