Kabarminang – Kebakaran besar yang melanda Pasar Payakumbuh pada Selasa (26/8) telah menghanguskan ratusan kios, dengan pedagang tekstil menjadi kelompok paling terdampak. Kerugian total akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp190 miliar.
Pasar Payakumbuh yang terletak di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara itu terbakar hebat sekitar pukul 05.00 WIB dan menghanguskan ratusan toko serta lapak pedagang kaki lima (PKL) di Blok Barat.
Kepala Seksi Operasional Damkar Payakumbuh, Eci, mengatakan bahwa api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 15.05 WIB setelah hampir 10 jam upaya pemadaman.
“Diperkirakan total kerugian mencapai Rp190 miliar, dengan kerugian pedagang sekitar Rp150 miliar,” jelasnya.
Sebagian besar kerugian dialami oleh pedagang tekstil, yang kehilangan stok barang dan kios secara keseluruhan. Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, beberapa petugas dan relawan dilaporkan mengalami luka ringan akibat terkena kayu, kaca, maupun air panas. Mereka telah mendapatkan penanganan medis.
Pihak Polres Payakumbuh telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami masih melakukan identifikasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” ujar Kasat Reskrim Polres Payakumbuh, AKP Wiko Satria Afdhal.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran dan menyiapkan langkah-langkah penanganan bagi para korban.
Pemerintah Kota mengimbau masyarakat, khususnya para pedagang, untuk tetap tenang dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.