“Dia tidak membawa motor, baju, ataupun tas. Dia hanya membawa HP, charger, dompet, dan pakaian yang sedang dipakai,” kata Latif pada Jumat (4/9/2026).
Menurut Latif, Fikri tidak kunjung kembali ke kos setelah berpamitan pergi makan. Teman kosnya kemudian menghubungi keluarga karena khawatir orang tua Fikri tidak dapat menghubunginya dan tidak bisa langsung mendatangi tempat kos.
“Ketika keluarga mendatangi tempat tinggal tersebut, barang-barang miliknya masih berada di dalam kamar dan dalam kondisi utuh,” ujar Latif.
Latif juga mengatakan terdapat perubahan dalam komunikasi Fikri dengan lingkungan pertemanannya sebelum menghilang. Sekitar satu bulan sebelumnya, Fikri disebut telah memutus komunikasi dengan seluruh teman-temannya.
Selain itu, keluarga mendapat informasi bahwa Fikri tidak memiliki teman dekat perempuan. Namun, berdasarkan keterangan teman satu kosnya, Fikri terakhir kali berkomunikasi dengan seorang perempuan yang disebut sebagai teman dekatnya sekitar satu bulan sebelum menghilang.
Mengenai kondisi Fikri sebelum keberadaannya tidak diketahui, Latif mengatakan keluarga belum mengetahui secara pasti alasan Fikri pergi.
Saat itu, keluarga mengetahui Fikri sedang berada pada tahap penyelesaian skripsi dan disebut telah memasuki semester 12. Namun, keluarga belum dapat memastikan apakah kondisi tersebut berkaitan dengan kepergian Fikri.
Setelah Fikri dinyatakan hilang, keluarga melakukan pencarian ke sejumlah lokasi yang diperkirakan mungkin didatangi Fikri. Mereka juga menghubungi rekan, teman, dan saudara yang kemungkinan mengetahui keberadaannya.
Namun, hingga Jumat (4/9/2026), upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Keluarga juga telah melaporkan hilangnya Fikri kepada kepolisian. Menurut Latif, polisi masih melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut.
Fikri diketahui berasal dari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar. Ia memiliki ciri-ciri berkacamata, berambut panjang yang biasanya dibelah dua, berbadan sedikit kurus, dan memiliki tinggi sekitar 170 sentimeter.
Keluarga berharap masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan Fikri dapat segera memberikan informasi kepada keluarga melalui nomor 082170707910.
















