Kabarminang – Mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Di bawah bimbingan Trinovita Zuhara Jingga, S.Kom., M.Kom., tim dari Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer (TRK), Jurusan Rekayasa Pertanian dan Komputer (RPK), berhasil melaju hingga babak final dan meraih dua penghargaan pada ajang Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) VII yang digelar di Politeknik Negeri Padang (PNP), 13–16 Oktober 2025.
Kompetisi berskala nasional ini mempertemukan para inovator muda politeknik seluruh Indonesia dalam delapan cabang utama, yakni E-Government, Cipta Inovasi Bidang TIK, Pengembangan Aplikasi Permainan (PAK), Perencanaan Bisnis Bidang TIK, Internet of Things (IoT), Animasi, Keamanan Siber, dan Hackathon.
Dari kompetisi tersebut, dua tim PPNP berhasil membawa pulang prestasi gemilang.
Tim Internet of Things (IoT) yang terdiri dari Kevin Afryanda, Yasmin Salsabilla Hasibuan, dan Azzizul Akbar meraih Juara 1 Kategori Inovasi, sedangkan tim Keamanan Siber yang diperkuat oleh Muhammad Hafizh Aldzikri, Faresha Pratama, dan Ahmad Rafli Alhamdi Purba berhasil menyabet Juara 2 Kategori Consistent Flag Seeker.
Prestasi ini menjadi bukti nyata semangat mahasiswa vokasi dalam berinovasi di tengah arus transformasi digital. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik dan penerapan teknologi, mahasiswa PPNP menunjukkan bahwa kampus vokasi tidak hanya mencetak tenaga terampil, tetapi juga melahirkan inovator muda yang siap menghadapi tantangan industri modern.
Kolaborasi lintas disiplin antara pertanian dan teknologi menjadi kekuatan utama PPNP dalam mengembangkan konsep pertanian modern berbasis digital. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen kampus untuk terus berperan sebagai pionir inovasi di sektor vokasi.
Keberhasilan ini disambut dengan rasa bangga oleh seluruh sivitas akademika PPNP. Dukungan penuh dari pimpinan, dosen pembimbing, serta semangat pantang menyerah para mahasiswa menjadi kunci utama dalam meraih hasil terbaik di ajang bergengsi tersebut.
Capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani berkarya, menciptakan inovasi, dan membawa nama Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh semakin harum — dari Payakumbuh untuk Indonesia.
















