Kabarminang — Masyarakat memanfaatkan libur Idulfitri untuk berekreasi bersama keluarga di objek wisata, salah satunya Pantai Padang. Pada Minggu (22/3/2026) objek wisata itu dipadati wisatawan.
Wisatawan yang membanjiri Pantai Padang bukan hanya wisatawan lokal Padang, melainkan juga dari daerah di Sumbar dan luar Sumbar. Hal itu terlihat dari pelat nomor kendaraan yang terparkir di sepanjang Pantai Padang.
Beraneka ragam aktivitas rekreasi dilakukan wisatawan di Pantai Padang, seperti sekadar menikmati suasana laut hingga memanfaatkan fasilitas hiburan. Wahana permainan sepeda motor listrik dan area bermain air bagi anak-anak menjadi daya tarik utama bagi para pelancong.
Meskipun banyak kendaraan yang melewati Pantai Padang, arus lalu lintas ramai-lancar. Kelancaran arus kendaraan itu didukung oleh kesiapsiagaan petugas kepolisian yang berjaga di sejumlah titik strategis guna mengatur volume kendaraan.
Kholiza (22), pedagang sekaligus warga setempat, mengakui bahwa jumlah pengunjung Pantai Padang memang meningkat selama masa libur Lebaran ini.
“Suasananya ramai, apalagi saat libur Lebaran seperti sekarang. Pengunjung ada yang dari Kota Padang, ada juga dari luar kota, seperti Riau dan Jambi,” ujar Kholiza.
Kholiza menyampaikan bahwa mayoritas pengunjung datang dalam kelompok keluarga besar.
Meski Pantai Padang dipadati wisatawan, menurut Kholiza, jumlah pengunjung tahun ini cenderung menurun dibandingkankan dengan Lebaran tahun lalu.
“Tahun ini pengunjungnya terasa lebih sedikit dan tidak seramai biasanya,” tuturnya.
Perihal durasi kunjungan, Kholiza mengatakan bahwa Pantai Padang umumnya tetap menjadi pusat keramaian hingga dini hari. Ia menyebut bahwa wisatawan sering kali menghabiskan waktu hingga lewat tengah malam untuk menikmati suasana pantai.
“Biasanya sampai malam, bahkan lewat tengah malam masih ramai. Sekitar jam satu atau dua pagi masih ada orang,” ucap Kholiza.
















