Kamis, April 2, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Keluarga Pengamen yang Meninggal Gelar Orasi di Pasar Raya Padang: Korban Bukan ODGJ

Farzinaldo
Kamis, 2 April 2026 19:02
in Kabar Sumbar
Lembaga Bantuan Hukum Cakra Nusantara Indonesia Bersatu (LBH Cakra Nusantara-IB) bersama keluarga almarhum Karim Sukma Satria menggelar orasi di kawasan Permindo, Pasar Raya Padang, Kamis (2/4/2026). Mereka membantah narasi yang menyebut Karim sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Lembaga Bantuan Hukum Cakra Nusantara Indonesia Bersatu (LBH Cakra Nusantara-IB) bersama keluarga almarhum Karim Sukma Satria menggelar orasi di kawasan Permindo, Pasar Raya Padang, Kamis (2/4/2026). Mereka membantah narasi yang menyebut Karim sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).


Kabarminang — Lembaga Bantuan Hukum Cakra Nusantara Indonesia Bersatu (LBH Cakra Nusantara-IB) bersama keluarga almarhum Karim Sukma Satria (32) membantah narasi yang menyebut pengamen di Pasar Raya Padang itu sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Hal itu disampaikan dalam orasi di kawasan Permindo, Pasar Raya Padang, Kamis (2/4/2026) siang. Pantauan Sumbarkita, massa membawa sejumlah poster bertuliskan “Karim Bukan ODGJ” hingga “Keadilan untuk Karim”.

Kasus ini bermula ketika Karim diamankan Satpol PP Padang di kawasan Pasar Raya pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 10.06 WIB saat sedang mengamen sambil mengatur parkiran. Ia kemudian dibawa ke RSJ Dr. HB Saanin Padang karena disebut mengamuk dan diduga ODGJ. Dua hari berselang, tepatnya 25 Maret 2026, keluarga Karim menerima kabar Karim meninggal dunia di rumah sakit tersebut melalui media sosial.

Kakak kandung Karim, Yasin, mengatakan adiknya tidak memiliki riwayat gangguan jiwa. Ia menyebut tudingan tersebut sangat melukai keluarganya.

“Saya sangat menyayangkan dan merasa terpukul atas kematian adik saya. Setelah meninggal, adik saya justru dituduh sebagai orang dengan gangguan jiwa. Hal itu sangat tidak bisa saya terima. Adik saya tidak pernah memiliki riwayat gangguan jiwa. Ia adalah orang yang waras, hanya bekerja sebagai pengamen,” ujarnya.

Yasin menyebut, saat diamankan Satpol PP Padang pada 23 Maret 2026, kondisi Karim masih baik. Namun, setelah dibawa ke Dinas Sosial dan kemudian ke rumah sakit jiwa, keluarga justru menerima kabar duka.

Sementara itu, kuasa hukum keluarga korban dari LBH Cakra Nusantara IB, Afrinaldo, menyebut pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan setelah melakukan investigasi ke Satpol PP, Dinas Sosial, dan pihak rumah sakit. Berdasarkan keterangan pedagang dan rekan korban di Pasar Raya, Karim disebut tidak mengamuk dan tidak mengalami gangguan jiwa.

“LBH bahkan mengantongi informasi dari grup WhatsApp internal bahwa oknum Satpol PP sebenarnya mengenal korban dan mengetahui bahwa Karim tidak mengalami gangguan jiwa,” katanya.


halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: autopsiDinas Sosialhak asasi manusiainvestigasiKarim Sukma Satriakasus hukumKekerasankeluarga korbankematianKuasa HukumLBH Cakra Nusantara IBODGJpadangPasar Raya Padangpendarahan otakpengamenPermindoRSJ Dr HB Saaninrumah sakit jiwaSatpol PP PadangSumatera BaratSumbar

Berita Terkait

Wako Padang Panjang Lantik Pengurus BPIC 2026–2031, Tekankan Kemandirian Masjid

Wako Padang Panjang Lantik Pengurus BPIC 2026–2031, Tekankan Kemandirian Masjid

2 April 2026
Wako Payakumbuh Lantik Pejabat Fungsional hingga Direktur Perumda Tirta Sago, Tekankan Kinerja dan Inovasi

Wako Payakumbuh Lantik Pejabat Fungsional hingga Direktur Perumda Tirta Sago, Tekankan Kinerja dan Inovasi

2 April 2026
Pemko Bukittinggi Gandeng Kementerian Luar Negeri untuk Perkuat Promosi Wisata Internasional

Pemko Bukittinggi Gandeng Kementerian Luar Negeri untuk Perkuat Promosi Wisata Internasional

2 April 2026
Pemko Bukittinggi Salurkan Bantuan Sembako dan PKH Triwulan I 2026 untuk 394 KPM

Pemko Bukittinggi Salurkan Bantuan Sembako dan PKH Triwulan I 2026 untuk 394 KPM

2 April 2026
Demi Bisa Sekolah, Pelajar di Pesisir Selatan Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Pakai Lori

Demi Bisa Sekolah, Pelajar di Pesisir Selatan Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Pakai Lori

2 April 2026
Polemik Kebutaan Pasien di Pariaman Berujung Dugaan Perusakan Fasilitas Klinik Gigi

Polemik Kebutaan Pasien di Pariaman Berujung Dugaan Perusakan Fasilitas Klinik Gigi

2 April 2026
Next Post
Kasus Jabatan ASN Pariaman Berakhir di PT TUN, Pemko Kembali Kalah

Kasus Jabatan ASN Pariaman Berakhir di PT TUN, Pemko Kembali Kalah

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

2 Ayah Setubuhi Anak Kandung di Limapuluh Kota, 1 Pelaku Ditangkap, 1 Lagi Tewas Tergantung

2 Ayah Setubuhi Anak Kandung di Limapuluh Kota, 1 Pelaku Ditangkap, 1 Lagi Tewas Tergantung

29 Maret 2026

Dilaporkan Setubuhi Anak Kandung, Pria di Limapuluh Kota Kabur, Ditemukan Tewas Tergantung

Dilaporkan Setubuhi Anak Kandung, Pria di Limapuluh Kota Kabur, Ditemukan Tewas Tergantung

28 Maret 2026

Disetubui Ayah Kandung 3 Kali, Remaja di Limapuluh Kota Hamil 7 Bulan

Dilaporkan ke Kepolisian karena Setubuhi Anak Kandung, Pria di Limapuluh Kota Minum Racun

27 Maret 2026

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Padang, Korban 4 Orang

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Padang, Korban 4 Orang

26 Maret 2026

Tabrakan di Jalan Raya Padang-Bukittinggi, Mahasiswa Pemotor Putus Kaki Usai Disalip Mobil

Tabrakan di Jalan Raya Padang-Bukittinggi, Mahasiswa Pemotor Putus Kaki Usai Disalip Mobil

26 Maret 2026

Dipicu Cemburu, Tukang Pangkas Rambut di Kabupaten Solok Tikam Pria hingga Tewas

Dipicu Cemburu, Tukang Pangkas Rambut di Kabupaten Solok Tikam Pria hingga Tewas

2 April 2026

Disetubui Ayah Kandung 3 Kali, Remaja di Limapuluh Kota Hamil 7 Bulan

Pria Hamili Anak Kandung di Limapuluh Kota Ngaku Sebulan Lebih Tak Dilayani Istri

28 Maret 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.