Adapun penumpang Honda Scoopy, Syafli Hidayat (22), yang juga warga Timbulun, Nagari Aur Duri Surantih, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka berarti.
Berdasarkan pendataan awal di lokasi kejadian, kata Andri, mayoritas korban yang terlibat dalam kecelakaan tersebut diketahui tidak menggunakan helm.
Polisi belum dapat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara maksimal pada Senin malam karena minimnya penerangan di lokasi kecelakaan. Olah TKP dijadwalkan berlangsung pada Selasa pagi untuk memastikan kronologi kejadian.
“Olah TKP rencananya kami lakukan pada Selasa pagi guna memastikan kronologi pasti kecelakaan tersebut,” jelas Andri.
Selain terkendala penerangan, polisi juga masih melengkapi administrasi kendaraan, termasuk surat tanda nomor kendaraan (STNK). Hal itu karena seluruh sepeda motor yang terlibat belum selesai dievakuasi ke pos lalu lintas.
Hingga Senin malam, polisi masih melakukan pendataan dan menunggu pelaksanaan olah TKP untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut.




















