Kabarminang – Kebakaran hebat menghanguskan tiga petak rumah permanen di Jalan Syahbandar, Kenagarian Durian Tinggi, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sabtu (31/1/2026) siang.
​Insiden yang terjadi di kawasan padat penduduk ini, memaksa petugas pemadam kebakaran berjibaku selama hampir tiga jam untuk menjinakkan si jago merah.
​Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pasaman, Etriwaldi mengonfirmasi, pihaknya menerima laporan kebakaran dan tiba di lokasi sekitar pukul 12.31 WIB. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah penanganan intensif hingga pukul 15.10 WIB.
​Peristiwa bermula saat seorang saksi mata bernama Eka (49) melihat kobaran api yang sudah membesar. Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat muncul dari arah gudang milik Tanius.
​”Saksi melihat api sudah membesar dari arah gudang, lalu segera menghubungi posko pemadam kebakaran,” ungkap Etriwaldi kepada Sumbarkita, Sabtu sore.
Dia mengatakan ​sebanyak 16 personel dikerahkan ke lokasi kejadian dengan dukungan tiga unit armada pemadam kebakaran, serta satu unit bantuan suplai ir dari PDAM Lubuk Sikaping. ​Kebakaran ini berdampak langsung pada tiga Kepala Keluarga (KK). Luas area yang hangus terbakar diperkirakan lebih kurang 300 meter persegi, dengan tingkat kerusakan infrastruktur kategori rusak berat.
​Rumah-rumah yang terdampak diketahui milik beberapa warga dengan profesi beragam, mulai dari pedagang, guru, hingga perawat. Adapun pemilik rumah utama yang terdampak adalah Hardison (55), serta rumah milik Sinta (41), Eni (50), Depi (47), dan Iyen (43).
​Meskipun api melalap habis bangunan permanen tersebut, Etriwaldi memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.















