Kabarminang – Arus lalu lintas di jalan nasional penghubung Kota Padang Panjang dan Bukittinggi, kini telah kembali lancar setelah sebelumnya sempat terganggu akibat kecelakaan beruntun di kawasan Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.
Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengatakan bahwa sesaat setelah kecelakaan terjadi, arus kendaraan dari arah Padang menuju Bukittinggi sempat ditutup total guna mendukung proses evakuasi korban serta kendaraan yang terlibat insiden tersebut.
“Pada awal kejadian, arus lalu lintas kami tutup sementara untuk mempercepat evakuasi korban dan penanganan di lokasi,” kata Pifzen, Senin (26/1).
Setelah proses evakuasi selesai, kepolisian kemudian memberlakukan sistem buka tutup jalan selama beberapa jam. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurai kemacetan panjang yang sempat terjadi di kedua arah, sekaligus memberi ruang bagi petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Selama beberapa jam arus lalu lintas kami berlakukan buka tutup sambil melakukan olah TKP dan pembersihan material di badan jalan,” ujarnya.
Pifzen menambahkan, pada Senin sore sekitar pukul 15.00 WIB, kondisi lalu lintas di jalur Padang Panjang–Bukittinggi telah kembali normal. Kendaraan dari kedua arah sudah dapat melintas tanpa rekayasa lalu lintas.
“Sekitar pukul 15.00 WIB, arus lalu lintas sudah kembali lancar dan normal dua arah,” katanya.
Meski arus kendaraan telah kembali normal, pihak kepolisian masih menempatkan personel di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi kepadatan serta menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas.
Selain pengaturan lalu lintas, kepolisian juga masih melanjutkan penyelidikan terhadap kecelakaan tersebut. Hingga saat ini, identitas lengkap para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka, masih dalam proses pendataan oleh petugas.
Pifzen menyebutkan, kronologi lengkap serta penyebab pasti kecelakaan beruntun itu juga masih didalami. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat, serta menganalisis situasi di lokasi kejadian.
“Kami masih melakukan pendataan dan penyelidikan. Identitas korban dan kronologi penyebab kecelakaan akan kami sampaikan setelah data lengkap dan hasil penyidikan diperoleh,” ujarnya.
Polisi mengimbau para pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintas di jalur Padang Panjang–Bukittinggi, mengingat jalur tersebut merupakan kawasan padat kendaraan dengan kontur jalan menurun dan rawan kecelakaan.
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan beruntun terjadi di depan Masjid Nurul Ikhlas, Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, pada Senin (26/1). Insiden tersebut melibatkan truk trailer bermuatan pupuk, truk boks, serta sejumlah sepeda motor, dan mengakibatkan lima orang meninggal dunia serta belasan lainnya mengalami luka-luka.
Ia mengatakan, seluruh korban telah dibawa ke Rumah Sakit Yarsi Padang Panjang dan RSUD Padang Panjang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.













