Kabarminang – Kecelakaan beruntun terjadi di kawasan Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (13/1/2026) pagi. Peristiwa tersebut berlangsung di depan SPBU Sarilamak dan melibatkan lima kendaraan.
Kasat Lantas Polres Limapuluh Kota, Zarwiko Irzal, membenarkan kejadian itu. Ia menjelaskan, kecelakaan dipicu oleh tumpahan solar yang membasahi badan jalan, sehingga menyebabkan permukaan jalan menjadi licin.
“Terjadi kecelakaan beruntun di Sarilamak. Dugaan awal ada tumpahan solar yang berdampak pada pengguna jalan lain,” ujar Zarwiko kepada Sumbarkita.
Akibat kondisi jalan yang licin, sejumlah pengendara diduga kehilangan kendali saat melintas, sehingga memicu terjadinya kecelakaan beruntun.
Zarwiko menyebutkan, berdasarkan laporan sementara, tidak terdapat korban yang mengalami luka berat maupun luka parah. Ia juga memastikan, kerusakan pada kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut tergolong tidak serius.
“Paling banyak lima kendaraan. Korban tidak ada yang parah,” katanya.
Terkait sumber tumpahan solar, pihak kepolisian masih melakukan penelusuran lebih lanjut. Berdasarkan dugaan sementara, tumpahan tersebut tidak berasal dari truk Pertamina.
“Dugaan sementara berasal dari truk lain,” ungkap Zarwiko.
Pasca kejadian, Satlantas Polres Limapuluh Kota bersama petugas pemadam kebakaran langsung melakukan penanganan di lokasi, dengan membersihkan badan jalan yang terdampak tumpahan solar.
Anggota yang bertugas, juga menutupi jalan yang terkena tumpahan minyak solar, dengan serbuk kayu. Pembersihan dilakukan di ruas Jalan Lintas Sumbar–Riau Kilometer 13, tepatnya di depan SPBU Sarilamak, Jorong Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.
Selama proses pembersihan, arus lalu lintas diberlakukan sistem buka-tutup guna mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan akibat kondisi jalan yang licin.
“Pengaturan arus lalu lintas dilakukan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” tutup Zarwiko.













