Kabarminang – Peristiwa tragis terjadi di Jorong Sungai Rambutan, Nagari Persiapan Batang Lolo, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Kabupaten Solok Selatan, Selasa (16/9/2025). Dua warga yang merupakan ayah dan anak, Amsal serta Fandi Amsila Ferzio, menjadi korban serangan harimau di kawasan Bukit Batuang Gadang.
Keduanya mengalami luka robek di bagian kaki, tangan, dan punggung akibat terkaman. Saat ini, keduanya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Muara Labuh, Solok Selatan.
Kapolsek KPGD, Iptu Taufik Indra, menjelaskan peristiwa itu bermula ketika Amsal dan Fandi berangkat menyadap getah karet sejak pukul 08.00 WIB. Namun hingga sore hari, keduanya tidak kembali ke rumah.
Melihat hal tersebut, anak Amsal lainnya, Fathar, berinisiatif mencari mereka ke lokasi kebun. Sesampainya di Bukit Batuang Gadang, ia melihat harimau berada di sekitar ayah dan kakaknya. Amsal sempat berteriak menyuruh Fathar menyelamatkan diri.
Amsal sempat berteriak menyuruh Fathar lari menyelamatkan diri. Fathar kemudian kembali ke kampung dan melaporkan kejadian tersebut kepada warga.
“Ayahnya berteriak untuk menyuruh Fathar pergi. Kemudian, Fahtar berlari menuju rumah. Sesampainya di rumah, Fathar memberitahukan kejadian tersebut kepada masyarakat sekitar rumah, lalu melaporkannya kepada wali jorong,” ujar Taufik.
Bersama perangkat nagari, masyarakat mendatangi lokasi dan menemukan kedua korban dalam kondisi terluka parah sekitar pukul 19.45 WIB.
Polisi bersama warga langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit. Peristiwa ini juga sudah dilaporkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami imbau masyarakat agar sementara waktu menghindari perkebunan di sekitar lokasi kejadian. Ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Taufik.













