Kabarminang – Bocah laki-laki yang hanyut di sungai Batang Lapu, Jorong Trans Aek Nabirong, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Pasaman Barat, ditemukan meninggal pada Senin (16/3/2026) siang. Korban hanyut di sungai itu pada Minggu (15/3/2026) sore.
Koordinator Pos SAR Pasaman, Novi Yurandi, menginformasikan bahwa korban bernama Fahri Rifki Ardian (6 tahun), warga UPT Aek Nabirong, Jorong Trans Aek Nabirong.
Perihal penemuan korban, Randi mengatakan bahwa tim SAR gabungan menemukan korban di lokasi terakhir korban terlihat di sungai itu. Ia menyebut bahwa tim menemukan korban di dasar sungai.
“Tim mengevakuasi korban dengan cara menyelam ke dasar sungai. Pukul 14.17 WIB tim membawa korban ke rumah duka,” ujar Randi.
Perihal hanyutnya korban, Randi menceritakan bahwa korban bersama tiga temannya, yaitu Didik (9 tahun), Ferdi (8 tahun), dan Saib (5 tahun), pergi memancing ikan ke sungai tersebut pukul 15.00 WIB tanpa pengawasan orang tua dan orang dewasa. Setelah selesai memancing, mereka bermain lempar pasir.
“Saat temannya melempar pasir, korban menghindar dengan melompat ke sungai yang dalam. Korban tidak bisa berenang, lalu hanyut terseret arus sungai,” ujar Randi.
Randi mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan tentang orang hanyut itu dari Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasmaan Barat, Afrizal, pada Senin (16/3/2026) pukul 4.43 WIB.
Untuk menindaklanjuti laporan tersebut, kata Randi, tim penyelamatan Pos SAR Pasaman berangkat menuju lokasi pencarian dengan 9 personel pukul 5.30 WIB hari ini. Untuk mencari korban, ia mengerahkan satu perahu rafting dan sembilan personel. Ia menginformasikan bahwa dalam tim gabungan tersebut terdapat 2 personel TNI, 5 personel BPBD, dan 20 warga.
















