Kabarminang – Volume kendaraan yang melintas di jalur Riau–Sumatra Barat pada momentum Lebaran 2026 tercatat mengalami peningkatan.
Berdasarkan data hingga H+3 Lebaran, jumlah kendaraan yang melintas mencapai 112.640 unit. Angka ini naik 1,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 110.712 kendaraan.
Peningkatan ini menjadi indikator tingginya mobilitas masyarakat dalam arus mudik tahun ini.
Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik, khususnya di ruas Tol Pekanbaru–Bangkinang (Pekbang), Polda Riau bersama stakeholder terkait telah menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas.
Salah satu langkah yang akan diterapkan adalah penambahan gardu masuk di Gerbang Tol XIII Koto Kampar jika terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan. Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan di titik-titik rawan.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan seluruh sumber daya demi memastikan kelancaran dan keselamatan selama periode mudik dan arus balik.
“Kami memastikan seluruh personel dan sarana pendukung dalam kondisi siap untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penguatan pengamanan di titik rawan serta kesiapan rekayasa lalu lintas menjadi prioritas kami agar arus mudik dan arus balik berjalan aman, lancar, dan terkendali,” ujarnya, Senin (23/3/2026).
Ia juga mengingatkan para pengendara untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan, serta saling menghormati sesama pengguna jalan.
Menurutnya, terciptanya lalu lintas yang aman tidak terlepas dari kesadaran bersama seluruh masyarakat.
“Selamat mudik, sampaikan salam kami untuk keluarga di kampung halaman. Mari kita ciptakan mudik yang aman dan nyaman demi kebahagiaan bersama,” tutupnya.
















