Di tingkat Asia Tenggara, Akmal meraih medali perunggu pada SEA Games 2015 di Singapura dan SEA Games 2019 di Filipina. Pada SEA Games 2025 di Thailand, ia kembali menyumbangkan dua medali perunggu bagi Indonesia dari nomor tim dan beregu.
Adapun Muhamad Yusuf merupakan pebulutangkis asal Padang, berusia 20 tahun. Atlet yang akrab disapa Ucup itu bermain di nomor tunggal putra, bertangan kanan, dan memiliki tinggi 176 sentimeter.
Hamdanus menyebut, Yusuf mulai bermain bulutangkis sejak usia tujuh tahun, mengawali pembinaan di PB Hasta Yudha Padang sebelum bergabung dengan AIC Kota Bekasi dan kemudian masuk Pelatnas PBSI pada 2025 sebagai atlet tingkat pratama.
Ia menyebut, Yusuf juga berprestasi di internasional pada Macau Open 2026 yang merupakan turnamen BWF World Tour Super 300. Ia tercatat sebagai salah satu debutan Indonesia di sektor tunggal putra bersama Alwi Farhan dan Ubed, dalam ajang Asian Games yang menjadi pengalaman multievent tingkat Asia pertamanya.
Hamdanus mengatakan, keberhasilan atlet menuju Asian Games tersebut tidak terlepas dari proses panjang yang melibatkan atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga serta keluarga.
“Kami berharap keempat atlet mampu menjaga kondisi, mengikuti arahan pelatih dan fokus menghadapi pertandingan selama Asian Games berlangsung,” imbuhnya.





















