Kabarminang – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang terjadi di Jalur Padang Panjang–Bukittinggi, tepatnya di Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Senin (26/1/2026), menewaskan dua warga yang saat itu tengah duduk di sebuah warung pinggir jalan.
Kedua korban menjadi bagian dari lima orang yang meninggal dunia dalam insiden maut yang melibatkan truk trailer bermuatan pupuk, truk boks, serta dua sepeda motor tersebut.
Peristiwa tragis itu bermula ketika truk trailer bernomor polisi BK 9634 SA melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang dengan kecepatan tinggi. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan besar tersebut diduga mengalami gangguan sistem pengereman.
Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi menjelaskan, truk trailer yang mengalami rem blong terlebih dahulu menyenggol truk boks BA 8089 NU yang berada di depannya hingga terguling.
Akibat truk boks terguling, dua sepeda motor yang melintas di lokasi kejadian ikut tertabrak. Dua pengendara sepeda motor tersebut meninggal dunia di tempat akibat benturan keras.
“Truk trailer masih melaju dalam kondisi tidak terkendali. Kendaraan kemudian membanting ke kiri dan menabrak warung yang saat itu ditempati warga,” kata Wisnu.
Dua warga yang sedang duduk di warung tersebut tidak sempat menyelamatkan diri dan meninggal dunia setelah tertabrak truk trailer. Kendaraan besar itu kemudian terbalik di halaman rumah warga dengan kondisi rusak parah.
Selain menewaskan dua warga di warung, kecelakaan ini juga menyebabkan sopir truk trailer meninggal dunia. Polisi menemukan sopir dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kendaraan saat proses olah tempat kejadian perkara (TKP).
Secara keseluruhan, korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut berjumlah lima orang, sementara empat orang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda.














