Kabarminang – Dua jenazah perempuan ditemukan warga di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Jumat (28/11/2025) pagi. Keduanya diduga merupakan korban banjir bandang yang terjadi pada Kamis (27/11/2025).
Kapolsek Koto Tangah, Kompol Afrino, mengatakan kedua jenazah ditemukan di lokasi berbeda dan pertama kali dilihat oleh warga sebelum dilaporkan ke pihak kepolisian.
“Penemuan mayat pertama belum diketahui identitasnya, diperkirakan berumur sekitar 40 tahun. Sementara mayat kedua bernama Wifa Khairismi (32), warga Perumahan ABI Blok C 3, Kelurahan KPIK, Kecamatan Koto Tangah,” kata Afrino kepada Kabarminang.
Penemuan Pertama di Pasia Sabalah
Penemuan pertama terjadi sekitar pukul 07.20 WIB di Pasia Sabalah, RT 003 RW 014, Kelurahan Pasia Nan Tigo. Jenazah pertama kali ditemukan oleh Nurhayati (55), warga setempat, ketika sedang mencari kayu yang menumpuk di pinggir pantai pascabanjir bandang.
Melihat sosok tubuh perempuan yang sudah tidak bernyawa, Nurhayati langsung melaporkan temuan itu ke pihak kepolisian.
Penemuan Kedua di Dekat Akademi Maritim
Penemuan jenazah kedua terjadi pada pukul 09.15 WIB di samping Kampus Akademi Maritim, Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto. Jenazah ditemukan oleh Munir (45), seorang buruh yang tinggal di Jalan Padang Sarai.
Munir melihat sosok perempuan tergeletak dan segera melaporkan hal tersebut kepada polisi.
Pihak kepolisian bersama Basarnas langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Kedua jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Padang untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI Polri.
















