Pada hari yang sama, Chayara kemudian membuat laporan resmi ke Polsek Pauh pada malam hari sekitar pukul 20.00 hingga 24.00 WIB. Meski demikian, hingga kini belum ada perkembangan yang disampaikan kepadanya.
“Dari polisi bilang kalau ada perkembangan nanti akan diinformasikan. Tapi sampai sekarang belum ada kabar. Dari kampus juga belum ada info, termasuk soal CCTV,” katanya.
Chayara juga mengungkapkan telah melakukan tindak lanjut dengan menghubungi Wakil Dekan Fakultas Ilmu Budaya pada 22 Desember 2025, serta kembali berkoordinasi dengan pihak keamanan kampus pada 24 Desember 2025. Meski kembali menanyakan soal rekaman CCTV, hingga kini belum ada informasi terkait hasil pengecekan kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.
Ia berharap pihak kampus dapat menindaklanjuti peristiwa tersebut secara serius agar kasus kehilangan itu menemukan titik terang. Chayara juga berharap pengawasan di lingkungan Unand dapat diperketat, termasuk dengan penambahan dan optimalisasi kamera CCTV, sehingga mahasiswa merasa lebih aman dalam beraktivitas di kawasan kampus.
Hingga berita ini diturunkan, kasus kehilangan sepeda motor milik Chayara belum menemui kejelasan.















