Kabarminang β Seorang warga menemukan sebuah granat saat mencari pasir di pinggir sungai di Kampung Akad, Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Pesisir Selatan, pada Selasa (26/8) sore. Tanpa tahu bahwa granat tersebut aktif, ia membungkus senjata peledak itu dengan handuk, lalu memasukkannya ke dalam ransel, kemudian mengantarkannya ke asrama polisi di Simpang Tiga, Pasar Kambang, pukul 21.30 WIB.
Hal itu diceritakan oleh Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Lengayang, Aipda Effredon, kepada Kabarminang.com pada Rabu (27/8). Ia mengatakan bahwa warga yang tidak mau menyebutkan namanya itu mengantarkan granat tersebut kepada Effredon untuk memberitahukan temuannya.
βDia tampak agak takut. Ketika ditanya namanya, dia tidak mau menyebutkannya. Setelah mengantarkan granat itu, dia buru-buru pergi,β ucap Effredon.
Effredon mengaku takut setelah melihat granat tersebut karena masih ada pemicunya, yang berarti bahwa granat tersebut aktif dan dapat meledak. Karena itu, ia langsung mengantarkan granat itu ke Kantor Polsek Lengayang. Setelah itu, ia berkoodinasi dengan Tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Sumbar.
βPersonel Tim Jibom meminta saya untuk menggali lubang 50 cm, lalu menguburkan granat itu di dalam lubang tersebut, kemudian menutup tempat dikuburkannya granat itu dengan kayu, lalu memasang garis polisi di sekeliling tempat itu menjelang Tim Jibom datang,β tutur Effredon.
Pada Rabu (27/8) sekitar pukul 13.00 WIB, kata Effredon, lima personel Tim Jibom Polda Sumbar membawa granat itu ke pusat pelelangan ikan di Kampung Pasar Gompong, Nagari Kambang Barat. Effredon mengatakan bahwa didampingi personel Polsek Lengayang, personel Tim Jibom meledakkan granat itu di muara dekat pusat pelelangan ikan itu.
βKata Tim Jibom, diperkirakan granat itu granat pada masa penjajahan Jepang. Jenisnya granat nenas,β ucap Effredon.
Effredon mengimbau warga untuk tidak membawa granat jika menemukan granat suatu hari nanti karena hal tersebut berbahaya. Ia meminta warga untuk memberitahukan temuan granat kepada polisi, bukan membawa atau menyimpan granat, apalagi mengantarkannya ke tempat polisi.