Kabarminang – Perkelahian akibat persoalan tagihan utang antara penagih kredit Koperasi KSP Mandiri Bukittinggi dan nasabahnya memicu kericuhan di Jorong Subarang, Nagari Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Kamis (22/10/2026) malam.
Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 17.00 WIB ketika seorang penagih utang berinisial YG alias Diel mendatangi rumah nasabahnya, Tomy Pratama, untuk menagih pinjaman yang telah lama menunggak.
Kapolsek Harau, AKP Yusmedi, menjelaskan bahwa proses negosiasi antara kedua pihak berlangsung cukup lama sebelum berujung cekcok dan dugaan penganiayaan.
“Proses negosiasi yang berlangsung lama berujung cekcok hingga penagih utang memukul korban hingga pingsan dan mengalami luka robek di pelipis kiri,” ujar Yusmedi.
Akibat kejadian tersebut, Tomy tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan warga ke Rumah Sakit Adnan WD untuk mendapatkan perawatan medis.
Menurut Yusmedi, Diel juga mengalami luka ringan di mata kanan. Setelah kejadian itu, ia melarikan diri dan meninggalkan sepeda motornya di lokasi.
“Warga kemudian mengamankan sepeda motor milik penagih utang tersebut dan menyerahkannya kepada Bhabinkamtibmas di Pos Polisi Taram,” kata Yusmedi.
Situasi kembali memanas sekitar pukul 19.00 WIB ketika sekitar sepuluh orang yang disebut sebagai rekan Diel mendatangi Pos Polisi Taram untuk mengambil kendaraan yang tertinggal.

















