Kabarminang — Bank Nagari mengingatkan masyarakat, khususnya para nasabah, agar mewaspadai berbagai modus penipuan yang dapat menguras saldo rekening.
Imbauan tersebut disampaikan melalui unggahan edukasi di media sosial resmi Bank Nagari. Dalam poster itu dijelaskan bahwa penipuan bisa terjadi melalui berbagai cara, seperti telepon, panggilan video, maupun pesan WhatsApp yang mengatasnamakan Bank Nagari.
Bank Nagari mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati apabila menerima komunikasi dari pihak yang tidak dikenal yang mengaku berasal dari lembaga resmi.
Selain itu, nasabah juga diminta untuk tidak sembarangan mengklik tautan atau menginstal aplikasi yang berasal dari sumber tidak resmi. Hal tersebut berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mengambil data pribadi atau mengakses rekening korban.
Bank Nagari juga menegaskan agar masyarakat tidak mentransfer uang kepada pihak yang tidak jelas identitasnya, meskipun pelaku mengaku sebagai petugas bank atau instansi lain.
Nasabah juga diimbau untuk tidak memberikan data pribadi kepada siapa pun, baik melalui telepon, pesan teks, maupun media komunikasi lainnya, terutama kepada pihak manapun.
Bank Nagari menegaskan bahwa seluruh informasi produk dan promosi hanya disampaikan melalui kanal resmi. Adapun kanal resmi Bank Nagari yang dapat dipercaya meliputi situs web www.banknagari.co.id, akun Instagram @banknagari.co.id, TikTok @banknagari.co.id, Facebook banknagari.co.id, serta kanal YouTube Bank Nagari. Di luar kanal tersebut, masyarakat diminta berhati-hati karena berpotensi merupakan akun tiruan yang digunakan untuk tujuan penipuan.
“Jangan memberikan data pribadi seperti PIN, nama pengguna, kata sandi, dan kode OTP kepada pihak manapun, termasuk pihak Bank Nagari,” demikian pesan dalam poster tersebut.
Melalui imbauan ini, Bank Nagari berharap masyarakat semakin waspada terhadap berbagai bentuk kejahatan digital yang marak terjadi, sehingga dapat terhindar dari kerugian finansial.
















