Selasa, Juli 7, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Balitanya Diberi Tempe Goreng oleh Posyandu, Seorang Ibu di Pesisir Selatan Mengeluh

Holy Adib
Jumat, 14 Maret 2025 16:24
in Kabar Sumbar
Seorang ibu di Kampung Tanjung Gadang, Nagari Amping Parak Timur, Kecamatan Sutera, Pesisir Selatan, Lisna Fitri Yenti (30), mengeluh karena kedua anak balitanya diberi dua potong tempe goreng tipis oleh posyandu setempat pada Selasa (11/3) siang. Foto: IST

Seorang ibu di Kampung Tanjung Gadang, Nagari Amping Parak Timur, Kecamatan Sutera, Pesisir Selatan, Lisna Fitri Yenti (30), mengeluh karena kedua anak balitanya diberi dua potong tempe goreng tipis oleh posyandu setempat pada Selasa (11/3) siang. Foto: IST


Dalam video itu Pipit mengatakan, “Apa salahnya (saya posting video itu)? Kalau tidak boleh anak saya dibawa ke posyandu, saya tidak akan membawa anak saya ke posyandu.” Pipit menjelaskan bahwa ia mengatakan itu karena salah satu kader posyandu tersebut mempertanyakan mengapa Pipit mengunggah video itu di Facebook.

Kemudian dalam video tersebut kader posyandu menjelaskan bahwa banyak anak yang datang ke posyandu, yaitu 60 lebih anak, saat itu sehingga menu tersebut diambil oleh orang yang datang lebih dulu. Kader itu juga mengatakan bahwa sebenarnya anak-anak umur 0 sampai 6 bulan tidak mendapatkan menu. Pipit lalu menjawab bahwa seharusnya anaknya mendapatkan menu makanan sebagai jatah anaknya karena anaknya sudah terdaftar sebagai pasien posyandu.

Pipit mengatakan bahwa ia pergi ke posyandu membawa kedua anaknya karena diminta oleh kader posyandu sehari sebelumnya tanpa diberi tahu jam berapa. Karena itu, pada Selasa (11/3) ia pergi membawa anaknya, yang berusia 16 bulan dan 4 tahun ke posyandu pukul 11.00 WIB. Setelah selesai ditimbang, kata Pipit, anaknya diberi sesuatu oleh kader posyandu tanpa ia tahu apa sesuatu tersebut. Sekitar seratus meter dari posyandu, ia memeriksa apa yang diberi oleh kader posyandu tersebut.

“Ternyata dua potong tempe goreng tipis beserta remahannya. Rasa-rasanya mau saya lemparkan gorengan itu ke posyandu untuk mempertanyakan makanan yang diberikan untuk anak balita. Masa anak balita diberi tempe goreng. Karena cuaca panas saat itu, saya langsung pulang ke rumah. Tiba di rumah, saya posting tempe goreng itu di Facebook,” tuturnya.

Pipit mengatakan bahwa selama ini ia tidak pernah protes tidak diberi bantuan program kelaurga harapan (PKH) dan bantuan sosial lain walaupun ia miskin. Ia menyebut bahwa ia tinggal di rumah kayu sederhana yang ia dirikan dengan menumpang di tanah orang lain. Ia juga mengatakan bahwa dirinya hanya ibu rumah tangga, sedangkan suaminya buruh tani yang mengambil upah di sawah orang.

“Kali ini saya protes karena saya tidak terima perlakuan posyandu terhadap anak saya,” ujarnya.

Sampai sekarang, kata Pipit, pihak posyandu setempat tidak meminta maaf kepadanya.

Video siaran ulang dari siaran langsung tentang tempe goreng akun Facebook Lisna Fitri Yenti itu tercatat sebanyak 4,5 ribu tayangan dan dibagikan 7 kali. Sementara itu, video perdebatan Lisna Fitr Yenti dengan dua kader posyandu di rumah itu tercatat sebanyak 35,7 ribu tayangan dan dibagikan 32 kali. Video itu juga dibagikan orang lain di Instagram dan TikTok.

Sementara itu, M. Nur Hakim, bidan posyandu tersebut tidak membalas pesan WhatsApp Kabarminang.com dan tidak menjawab panggilan telepon Kabarminang.com saat hendak diminta keterangan perihal tempe goreng untuk anak balita tersebut.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KABAR MINANG (@kabarminangcom)


halaman 2 dari 2
Prev12
Tags: Pesisir SelatanPosyanduSumbarSutera

Berita Terkait

Wali Kota Pariaman Buka MTQ ke-X Pariaman Tengah, Dorong Syiar Islam dan Generasi Qurani

Wali Kota Pariaman Buka MTQ ke-X Pariaman Tengah, Dorong Syiar Islam dan Generasi Qurani

7 Juli 2026
Pariaman Sukses Gelar Kejurnas Sepatu Roda 2026, Pemko Bidik 1.000 Atlet Tahun Depan

Pariaman Sukses Gelar Kejurnas Sepatu Roda 2026, Pemko Bidik 1.000 Atlet Tahun Depan

7 Juli 2026
Video: Detik-Detik Longsor Susulan Terjang Permukiman Warga di Agam

Video: Detik-Detik Longsor Susulan Terjang Permukiman Warga di Agam

6 Juli 2026
Viral Penjualan Pertalite di SPBU Pasaman Barat Dihentikan Meski Stok Masih Ada, Pertamina Buka Suara

Viral Penjualan Pertalite di SPBU Pasaman Barat Dihentikan Meski Stok Masih Ada, Pertamina Buka Suara

6 Juli 2026
Video: Jalan Lintas Padang–Solok di Sitinjau Lauik Macet Parah

Video: Jalan Lintas Padang–Solok di Sitinjau Lauik Macet Parah

6 Juli 2026
Bupati Padang Pariaman Ajak Orang Tua Bangun Keluarga Harmonis demi Masa Depan Anak

Bupati Padang Pariaman Ajak Orang Tua Bangun Keluarga Harmonis demi Masa Depan Anak

6 Juli 2026
Next Post
Ratusan Istri di Pariaman Ingin Cerai, Niniak Mamak Diminta Bersikap

Ratusan Istri di Pariaman Ingin Cerai, Niniak Mamak Diminta Bersikap

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 12 April 2026: Berawan hingga Udara Kabur

12 April 2026

Kecelakaan Pagi di Jalan Raya Padang-Bukittinggi, Sopir Travel Meninggal, Dua Mahasiswi Terluka

Kecelakaan Pagi di Jalan Raya Padang-Bukittinggi, Sopir Travel Meninggal, Dua Mahasiswi Terluka

6 Juli 2026

Pria di Pesisir Selatan Cabuli Anak Tiri yang Sedang Tidur, Korban Siswi SMP

Pria di Pesisir Selatan Cabuli Anak Tiri yang Sedang Tidur, Korban Siswi SMP

2 Juli 2026

Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Sumatera Solok, Seorang Mahasiswi Tewas

Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Sumatera Solok, Seorang Mahasiswi Tewas

2 Juli 2026

Video: Bus Asal Sumbar Tabrakan dengan Truk di Jambi

Video: Bus Asal Sumbar Tabrakan dengan Truk di Jambi

1 Juli 2026

Keluarga Beberkan Hal-Hal yang Dipertanyakan dalam Kematian Guru di Mes Polres Pesisir Selatan

Keluarga Beberkan Hal-Hal yang Dipertanyakan dalam Kematian Guru di Mes Polres Pesisir Selatan

30 Juni 2026

Perjalanan Pasutri di Solok Berakhir Tragis, Keduanya Tewas Ditabrak Truk

Perjalanan Pasutri di Solok Berakhir Tragis, Keduanya Tewas Ditabrak Truk

30 Juni 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.