Senin, April 6, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Balitanya Diberi Tempe Goreng oleh Posyandu, Seorang Ibu di Pesisir Selatan Mengeluh

Holy Adib
Jumat, 14 Maret 2025 16:24
in Kabar Sumbar
Seorang ibu di Kampung Tanjung Gadang, Nagari Amping Parak Timur, Kecamatan Sutera, Pesisir Selatan, Lisna Fitri Yenti (30), mengeluh karena kedua anak balitanya diberi dua potong tempe goreng tipis oleh posyandu setempat pada Selasa (11/3) siang. Foto: IST

Seorang ibu di Kampung Tanjung Gadang, Nagari Amping Parak Timur, Kecamatan Sutera, Pesisir Selatan, Lisna Fitri Yenti (30), mengeluh karena kedua anak balitanya diberi dua potong tempe goreng tipis oleh posyandu setempat pada Selasa (11/3) siang. Foto: IST


Dalam video itu Pipit mengatakan, “Apa salahnya (saya posting video itu)? Kalau tidak boleh anak saya dibawa ke posyandu, saya tidak akan membawa anak saya ke posyandu.” Pipit menjelaskan bahwa ia mengatakan itu karena salah satu kader posyandu tersebut mempertanyakan mengapa Pipit mengunggah video itu di Facebook.

Kemudian dalam video tersebut kader posyandu menjelaskan bahwa banyak anak yang datang ke posyandu, yaitu 60 lebih anak, saat itu sehingga menu tersebut diambil oleh orang yang datang lebih dulu. Kader itu juga mengatakan bahwa sebenarnya anak-anak umur 0 sampai 6 bulan tidak mendapatkan menu. Pipit lalu menjawab bahwa seharusnya anaknya mendapatkan menu makanan sebagai jatah anaknya karena anaknya sudah terdaftar sebagai pasien posyandu.

Pipit mengatakan bahwa ia pergi ke posyandu membawa kedua anaknya karena diminta oleh kader posyandu sehari sebelumnya tanpa diberi tahu jam berapa. Karena itu, pada Selasa (11/3) ia pergi membawa anaknya, yang berusia 16 bulan dan 4 tahun ke posyandu pukul 11.00 WIB. Setelah selesai ditimbang, kata Pipit, anaknya diberi sesuatu oleh kader posyandu tanpa ia tahu apa sesuatu tersebut. Sekitar seratus meter dari posyandu, ia memeriksa apa yang diberi oleh kader posyandu tersebut.

“Ternyata dua potong tempe goreng tipis beserta remahannya. Rasa-rasanya mau saya lemparkan gorengan itu ke posyandu untuk mempertanyakan makanan yang diberikan untuk anak balita. Masa anak balita diberi tempe goreng. Karena cuaca panas saat itu, saya langsung pulang ke rumah. Tiba di rumah, saya posting tempe goreng itu di Facebook,” tuturnya.

Pipit mengatakan bahwa selama ini ia tidak pernah protes tidak diberi bantuan program kelaurga harapan (PKH) dan bantuan sosial lain walaupun ia miskin. Ia menyebut bahwa ia tinggal di rumah kayu sederhana yang ia dirikan dengan menumpang di tanah orang lain. Ia juga mengatakan bahwa dirinya hanya ibu rumah tangga, sedangkan suaminya buruh tani yang mengambil upah di sawah orang.

“Kali ini saya protes karena saya tidak terima perlakuan posyandu terhadap anak saya,” ujarnya.

Sampai sekarang, kata Pipit, pihak posyandu setempat tidak meminta maaf kepadanya.

Video siaran ulang dari siaran langsung tentang tempe goreng akun Facebook Lisna Fitri Yenti itu tercatat sebanyak 4,5 ribu tayangan dan dibagikan 7 kali. Sementara itu, video perdebatan Lisna Fitr Yenti dengan dua kader posyandu di rumah itu tercatat sebanyak 35,7 ribu tayangan dan dibagikan 32 kali. Video itu juga dibagikan orang lain di Instagram dan TikTok.

Sementara itu, M. Nur Hakim, bidan posyandu tersebut tidak membalas pesan WhatsApp Kabarminang.com dan tidak menjawab panggilan telepon Kabarminang.com saat hendak diminta keterangan perihal tempe goreng untuk anak balita tersebut.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KABAR MINANG (@kabarminangcom)


halaman 2 dari 2
Prev12
Tags: Pesisir SelatanPosyanduSumbarSutera

Berita Terkait

Wali Kota Hadiri Halalbihalal Persatuan Warga Sungayang di Padang

Wali Kota Hadiri Halalbihalal Persatuan Warga Sungayang di Padang

6 April 2026
Hadiri Dakwah Wisata BKMT Sumbar, Wali Kota Pariaman Tekankan Nilai Agama dan Pariwisata

Hadiri Dakwah Wisata BKMT Sumbar, Wali Kota Pariaman Tekankan Nilai Agama dan Pariwisata

5 April 2026
Truk dan Motor Tabrakan di Jalan Padang-Solok, Mahasiswa Asal Dharmasraya Tewas

Truk dan Motor Tabrakan di Jalan Padang-Solok, Mahasiswa Asal Dharmasraya Tewas

5 April 2026
Mantan Camat di Padang Panjang yang Rekam Mahasiswi Mandi Telanjang Dituntut 1 Tahun Penjara

Mantan Camat di Padang Panjang yang Rekam Mahasiswi Mandi Telanjang Dituntut 1 Tahun Penjara

5 April 2026
30 Pejabat Eselon III Berebut Empat Kursi Kepala OPD Pemko Padang, Ini Daftar Namanya

30 Pejabat Eselon III Berebut Empat Kursi Kepala OPD Pemko Padang, Ini Daftar Namanya

5 April 2026
Prakiraan Cuaca Sumbar 31 Maret-2 April 2026: Siaga Hujan Lebat di Sejumlah Daerah

Prakiraan Cuaca Sumbar 5–7 April 2026: Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Daerah

5 April 2026
Next Post
Ratusan Istri di Pariaman Ingin Cerai, Niniak Mamak Diminta Bersikap

Ratusan Istri di Pariaman Ingin Cerai, Niniak Mamak Diminta Bersikap

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

2 Ayah Setubuhi Anak Kandung di Limapuluh Kota, 1 Pelaku Ditangkap, 1 Lagi Tewas Tergantung

2 Ayah Setubuhi Anak Kandung di Limapuluh Kota, 1 Pelaku Ditangkap, 1 Lagi Tewas Tergantung

29 Maret 2026

Dipicu Cemburu, Tukang Pangkas Rambut di Kabupaten Solok Tikam Pria hingga Tewas

Dipicu Cemburu, Tukang Pangkas Rambut di Kabupaten Solok Tikam Pria hingga Tewas

2 April 2026

Cekcok di Karaoke Berujung Maut, Pria di Padang Tewas Ditusuk

Cekcok di Karaoke Berujung Maut, Pria di Padang Tewas Ditusuk

5 April 2026

Sopir Travel Pekanbaru Dikeroyok di Limapuluh Kota, Korban dan Pengeroyok Lapor Polisi

Sopir Travel Pekanbaru Dikeroyok di Limapuluh Kota, Korban dan Pengeroyok Lapor Polisi

2 April 2026

Sopir Travel Pekanbaru Dikeroyok di Limapuluh Kota, Korban dan Pengeroyok Lapor Polisi

Polisi Bantah Lepaskan Pengeroyok Sopir Travel Pekanbaru di Limapuluh Kota

2 April 2026

Dipicu Dendam Lama, Pria di Agam Bunuh Perempuan 76 Tahun, Mayatnya Dikubur di Jurang

Dipicu Dendam Lama, Pria di Agam Bunuh Perempuan 76 Tahun, Mayatnya Dikubur di Jurang

31 Maret 2026

Kasus Pengamen Meninggal Usai Diamankan Petugas, Satpol PP Padang Buka Suara

Kasus Pengamen Meninggal Usai Diamankan Petugas, Satpol PP Padang Buka Suara

2 April 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.