Kabarminang – Balai Diklat Industri (BDI) Padang menyediakan 16 skema pelatihan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) industri, mulai dari bidang agro, kerajinan, fashion, pengolahan pangan, perikanan, barista, hingga pastry.
Pranata Hubungan Masyarakat dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) BDI Padang, Nafka Wandi, mengatakan lembaga yang berada di Jalan Bungo Pasang, Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, itu merupakan unit pelaksana teknis di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDM Industri) Kementerian Perindustrian.
“BDI Padang adalah satu dari tujuh BDI di Indonesia yang berfokus pada pengembangan SDM industri, di mana wilayah Sumatera memiliki dua balai yaitu di Padang dan Medan,” ujar Nafka kepada Sumbarkita, Senin (12/10/2026).
Menurut Nafka, BDI Padang memiliki empat layanan utama, yakni pelatihan SDM industri, sertifikasi kompetensi, inkubator bisnis dan kewirausahaan, serta pengembangan kompetensi industri.
“Kami menyediakan pelatihan bidang agro, kerajinan fashion seperti batik dan bordir, pengolahan pangan, perikanan, barista, hingga keahlian pastry,” katanya.
Selain pelatihan, BDI Padang menyediakan layanan sertifikasi kompetensi melalui asesmen resmi. Sertifikasi tersebut ditujukan untuk memberikan pengakuan terhadap keahlian peserta.
“Sertifikasi ini menjadi bukti legalitas kompetensi tenaga kerja agar memiliki daya saing tinggi di pasar kerja nasional maupun internasional,” tuturnya.
Ia mengingatkan generasi muda di Sumatera Barat agar tidak membatasi pemahaman tentang industri hanya pada pabrik berskala besar. Menurutnya, industri kecil dan menengah (IKM) juga membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan, kreativitas, dan kedisiplinan.



















