Kabarminang — Seorang wisatawan mengalami luka bakar pada tangan dan punggungnya saat menaiki kendaraan segala medan (all terrain vehicle/ATV) di Pantai Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pesisir, Pasaman Barat, pada Minggu (22/3/2026) sore.
Koordinator Pos SAR Pasaman, Novi Yurandi, mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.15 WIB. Ia menyebut bahwa api muncul dari ATV saat pengelola kendaraan itu mengisi bahan bakar minyak (BBM).
“ATV itu sedang dinaiki lebih dari empat wisatawan asal Medan. Tiba-tiba api yang muncul dari ATV menyambar seorang pengguna ATV yang berada di atas kendaraan itu. Tangan dan punggungnya mengalami luka bakar,” ujar Randi pada Senin (23/3/2026).
Randi menginformasikan bahwa korban merupakan anak perempuan berusia sekitar 8-9 tahun. Pihaknya tidak sempat mendata identitas lengkap korban karena ia langsung dibawa ke Puskesmas Sasak dengan ambulans tak lama setelah kejadian itu.
“Ketika ATV itu terbakar, tim Basarnas yang berjaga di lokasi langsung memberikan pertolongan awal kepada korban, lalu membawanya ke puskesmas,” tutur Randi.
Perihal ATV yang terbakar, Randi mengatakan bahwa pengelola bersama pengunjung pantai mematikan api dengan melemparkan pasir ke sumber api di kendaraan. Ia menyebut bahwa api tersebut padam tak lama setelah dilempar pasir.
Randi menambahkan bahwa di pantai itu ada tiga angggota SAR yang berjaga untuk memantau wisatawan yang mandi-mandi.
Seorang saksi, Hafis, mengatakan bahwa saat mengisikan BBM ke kendaraan itu, pengelola ATV tidak mematikan mesinnya. Akibatnya, katanya, diduga api dari busi menyambar uap BBM.
“Seharusnya, saat pengelola mengisi BBM, dia mematikan mesin ATV. Jadi, ini bukan korsleting kabel,” ucapnya.
















