Kabarminang — Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Kota Pariaman menggelar gotong royong (goro) bersama masyarakat di kawasan Irigasi Anai II, Kecamatan Pariaman Selatan, Minggu (15/2/2026).
Goro tersebut dilakukan guna menjaga kelancaran sistem pengairan pertanian di daerah itu setelah irigasi tersebut kurang lebih tujuh tahun tidak berfungsi. Kegiatan difokuskan pada pembersihan sedimen lumpur, rumput liar, serta sampah yang menyumbat aliran drainase irigasi.
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, mengatakan keterlibatan ASN merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap infrastruktur vital yang menopang sektor pertanian masyarakat.
“Kegiatan ini adalah bentuk sinergi kita bersama. Selain menjaga kebersihan lingkungan, ini adalah langkah antisipasi agar debit air ke sawah-sawah warga tetap lancar, terutama saat memasuki musim tanam,” ujar Mulyadi.
Ia menambahkan, goro tidak hanya dilakukan di satu titik, melainkan di beberapa lokasi sepanjang jaringan Irigasi Anai II di wilayah Pariaman Selatan. Adapun lokasi gotong royong meliputi Desa Batang Tajongkek, Desa Sungai Kasai, Desa Marabau, Desa Padang Cakur, Desa Palak Aneh, dan Desa Balai Kuraitaji.
Menurut Mulyadi, Irigasi Anai II merupakan jalur utama yang sangat menentukan produktivitas pertanian di kawasan tersebut.
“Irigasi Anai II adalah urat nadi bagi lahan pertanian di Pariaman Selatan. Melalui aksi ini, diharapkan aliran air kembali lancar tanpa hambatan sampah atau pendangkalan, serta mencegah luapan air ke permukiman saat curah hujan tinggi,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan irigasi secara mandiri dan tidak membuang sampah ke saluran air demi keberlanjutan lahan pertanian di masa mendatang.
















