Kabarminang — Sebuah mobil odong-odong mengalami kecelakaan karena gagal mendaki di Jalan Raya Padang—Bengkulu, tepatnya di tanjakan Bukit Pulai, Kecamatan Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pesisir Selatan, AKP Andri Perkasa, mengatakan bahwa mobil tersebut dikemudikan oleh Amirudin (59 tahun), warga Kampung Bukit Putus Luar, Nagari Punggasan Utara, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Pesisir Selatan.
Andri menginformasikan bahwa odong-odong itu membawa 20 ibu-ibu majelis taklim. Ia menyebut bahwa mobil itu datang dari arah Air Haji menuju arah Painan untuk menghadiri acara dakwah wisata Badan Kontak Majelis Taklim di Pantai Sago, Kecamatan IV Jurai.
Sesampainya di tanjakan Bukit Pulai, kata Andri, odong-odong itu berusaha untuk mendahului sebuah truk dari sisi kiri. Ketika mobil itu berada di ruas kiri jalan di tengah tanjakan, tenaga mesinnya tidak kuat untuk menanjak sehingga membuat kendaraan itu mundur dan kehilangan kendali ke sisi kiri jalan.
“Saat kendaraan mundur, salah seorang penumpang melompat dari mobil hingga terjatuh dalam posisi terlentang di tepi kiri jalan,” ujar Andri.
Andri mengutarakan bahwa penumpang yang melompat itu bernama Resmiweri (47 tahun), warga Kampung Muara Pandan, Kelurahan Sungai Tunu Barat, Kecamatan Ranah Pesisir. Akibat melompat, Resmiweri mengalami luka memar dan robek pada bagian belakang kepala serta memar di pelipis mata kanan.
“Korban tidak sadarkan diri,” ucap Andri.
Sementara itu, kata Andri, odong-odong itu terus mundur sampai bagian belakang mobil tersebut membentur dinding bukit. Akibatnya, dua penumpang lainnya mengalami luka-luka.

















