Kabarminang – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menyebabkan peningkatan debit air di aliran sungai kawasan bekas bencana Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Senin (19/10/2026).
Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut membuat kondisi aliran sungai perlu diwaspadai, terutama terhadap potensi luapan air dan material yang terbawa arus.
Dalam video yang beredar, satu unit alat berat jenis ekskavator terlihat tetap disiagakan untuk melakukan normalisasi sungai. Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi luapan air serta material yang dapat mengganggu aliran sungai dan meningkatkan risiko bagi kawasan di sekitarnya.
Aktivitas normalisasi tetap berlangsung meskipun hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Keberadaan alat berat di lokasi menjadi bagian dari upaya penanganan di kawasan yang sebelumnya terdampak bencana.
Warga yang bermukim di sekitar aliran sungai diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras berlangsung dan debit air mengalami peningkatan.
Pengguna jalan yang melintasi kawasan Nagari Sungai Batang juga diminta berhati-hati, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berlangsung dan situasi di sekitar aliran sungai berpotensi berubah.




















