Kabarminang — Guru perempuan di MIN 6 Pesisir Selatan yang berinisial N membantah pernyataan guru laki-laki berinisial D terhadap N, termasuk dugaan penggunaan nomor telepon milik D untuk melakukan pinjaman online melalui aplikasi SPinjam.
“Saya tidak pernah menautkan nomor HP D untuk pinjaman online tersebut,” ujar N kepada Kabarminang.com pada Jumat (14/8/2026).
Perihal kronologi kejadian di dalam kelas, N menjelaskan bahwa saat itu D datang ke ruang kelas tanpa meminta izin terlebih dahulu. Setibanyak di dalam kelas, D langsung masuk dan berbicara kepada N dengan nada tinggi serta menunjuk N.
“Dia masuk begitu saja tanpa permisi, langsung membentak dan menunjuk-nunjuk saya. Tidak ada pembicaraan baik-baik seperti yang dia sampaikan,” tutur N.
N juga membantah pernyataan D yang menyebut dirinya memberikan respons dengan cara yang kurang baik atau menggunakan bahasa kasar. Ia mengatakan bahwa saat kejadian itu, ia hanya diam seperti yang terlihat dalam video yang beredar.
Mengenai tudingan bahwa video telah dipotong atau diedit, N juga membantah hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa ia memang tidak merekam kejadian sejak awal karena tidak mengetahui akan terjadi keributan. Saat itu ia sedang bersiap memulai kegiatan belajar bersama para siswa. Namun, karena D mulai membentak dan menunjuk dirinya, ia kemudian mengambil ponsel dan merekam kejadian tersebut.
“Saya merekam karena merasa takut dengan kondisi saat itu,” ucap N.
N juga membantah dirinya menyebarkan atau mengunggah video tersebut kepada publik. Ia mengaku hanya memberikan rekaman itu ke kepolisian dan kepala sekolah sebagai bahan bukti.
















