Kabarminang – Warga RT 02 RW 06 Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, mendesak Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera merelokasi tempat tinggal mereka ke lokasi yang lebih aman dan bebas banjir.
Hal itu disampaikan Ketua RT 02 Lapau Munggu, Adenan Syahputra Antoni. Ia mengatakan, desakan tersebut muncul karena wilayahnya sudah tiga kali diterjang banjir dalam rentang waktu November 2025 hingga Agustus 2026.
Ia menyebut, kondisi tersebut memicu trauma dan kecemasan bagi warga setiap kali curah hujan mulai meningkat.
“Ibarat sepak bola, wilayah kami ini sudah hat-trick kena bencana banjir. Setiap kali hujan turun, warga langsung cemas, takut, dan terpaksa berbenah untuk mengungsi,” katanya saat ditemui Sumbarkita di lokasi permukiman, Minggu (9/8/2026).
Ia melanjutkan, berdasarkan data sementara, terdapat 40 kepala keluarga (KK) dengan total sekitar 30 unit rumah di wilayah tersebut yang terdampak langsung setiap kali banjir.
Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata dengan memindahkan puluhan keluarga tersebut ke area yang lebih tinggi dan layak huni.
“Kami sangat berharap kepada Pemprov Sumbar maupun Pemko Padang agar warga kami dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi dan layak. Rasa tidak nyaman ini terus menghantui kami setiap hari,” tuturnya.
Ia melanjutkan, pascabanjir pada Senin-Selasa (3-4/8/2026), sejumlah warga mulai mengeluhkan gangguan kesehatan ringan akibat paparan banjir dan perubahan cuaca. Sementara itu, bantuan berupa kasur dan kebutuhan dasar lainnya telah diterima warga dari BNPB, Dinas Sosial, Kementerian Sosial, serta pihak terkait lainnya.















