Kabarminang – Seorang siswa SMKN 3 Pariaman dilaporkan meninggal dunia setelah hanyut terseret arus saat berenang di Pantai Manggung, tepatnya di belakang sekolah tersebut, Jumat (7/8/2026) sore.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Pariaman, Feri Ferdian, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban sempat dilaporkan hilang setelah terseret arus laut sebelum akhirnya ditemukan oleh tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan. Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia,” kata Feri.
Ia menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu korban bersama dua rekannya sedang mandi dan berenang di laut kawasan Pantai Manggung.
Dua rekan korban masing-masing bernama Bintang Raspi (16), warga Manggung, dan Rafki Wahyudi, pelajar asal Palembayan, Kabupaten Agam.
Sementara itu, korban diketahui bernama Al-Farid, seorang pelajar berusia sekitar 15 tahun. Korban merupakan siswa SMKN 3 Pariaman yang berasal dari Padang Alai, Kabupaten Padang Pariaman. Menurut Feri, korban merupakan anak TPTU A yang sebelumnya bersekolah di DKI Jakarta, sementara keluarganya berdomisili di Padang Alai.
Saat berenang, korban diduga tiba-tiba terseret arus hingga hanyut ke tengah laut. Rekan-rekannya tidak berhasil memberikan pertolongan sehingga kejadian itu segera dilaporkan kepada petugas.
Menerima laporan tersebut, BPBD Kota Pariaman langsung mengerahkan personel untuk melakukan pencarian bersama Pos TNI AL Pariaman dan Satpolairud Polres Pariaman.













