Kabarminang – Sebanyak 1.377 warga Kota Padang, Sumatera Barat, sempat mengungsi akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah sejak Senin (3/8/2026) siang.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan ribuan warga tersebut tersebar di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Nanggalo, Kuranji, Koto Tangah, Padang Utara, dan Padang Barat.
“Total banjir kemarin ada 1.377 warga yang sempat mengungsi, dengan total terbanyak berasal dari Kecamatan Nanggalo, yakni 562 warga. Saat ini seluruh pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing,” katanya, Rabu (5/8/2026).
Ia melanjutkan, pihaknya masih terus melakukan pendataan dampak bencana, warga terdampak, kebutuhan bantuan, maupun penanganan pascabencana.
“Kami masih melakukan pemantauan dan pembaruan data agar penanganan terhadap masyarakat terdampak dapat dilakukan sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Hendri mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana, agar memperhatikan perubahan kondisi lingkungan. Ia juga mengimbau warga segera melapor apabila menemukan tanda bahaya seperti peningkatan debit air secara tiba-tiba, aliran air bercampur lumpur, munculnya retakan tanah, atau pohon yang mulai miring.
Ia mengatakan, pemantauan pascabencana masih dilakukan bersama unsur gabungan, mulai dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kota Padang, Basarnas Padang, TNI, Polri, relawan kebencanaan, serta masyarakat.
“Pendataan dan pemantauan kondisi di lapangan masih terus berjalan. Kami akan terus memperbarui informasi sesuai perkembangan situasi untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan,” imbuhnya.














