Kabarminang — Proses ekshumasi makam NH (10) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (3/8/2026), tetap berlangsung meski diguyur hujan. NH merupakan siswi SD Negeri 33 Rawang yang diduga menjadi korban perundungan oleh teman-temannya.
Berdasarkan pantauan Sumbarkita, sejumlah petugas tampak berada di dalam tenda untuk melaksanakan pemeriksaan. Sementara itu, petugas lainnya berteduh di sekitar area pemakaman.
Selain itu, di lokasi juga terlihat satu unit ambulans Masjid Muhammadan dan satu mobil Biddokkes Polda Sumbar.
Proses ekshumasi itu turut dihadiri keluarga korban. Ekshumasi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Hingga berita ini diturunkan, proses tersebut masih berlanjut.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Seksi Humas Polresta Padang, Ipda Wadhi Nofianto, mengatakan, tindakan tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari pihak keluarga korban terkait dugaan perundungan terhadap korban yang terjadi di sekolah.
“Ekshumasi ini dilakukan untuk mengetahui penyebab meninggalnya korban,” katanya kepada Sumbarkita.
Diberitakan sebelumnya, korban meninggal dunia pada Kamis (23/7/2026) usai mengeluhkan sakit di bagian pinggang dan batuk. Pihak keluarga menduga korban mengalami perundungan di sekolah, dan kemudian melaporkannya kepada Polresta Padang.


















