Kabarminang – Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, melaksanakan kunjungan kerja pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H ke sejumlah wilayah perbatasan di Kabupaten Dharmasraya. Kegiatan tersebut dirangkai dengan agenda halal bihalal di beberapa kecamatan, seperti Asam Jujuhan, Sembilan Koto, Padang Laweh, dan Sitiung.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga serta meninjau langsung kondisi infrastruktur di lapangan.
“Dari hasil kunjungan ini, kita akan segera menganggarkan dan merealisasikan sejumlah perbaikan infrastruktur, mulai dari jalan, pasar hingga pengembangan potensi wisata,” ujar Annisa, Sabtu (11/4/2026).
Dalam rencana pembangunan tersebut, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar. Di antaranya, sebesar Rp3,5 miliar melalui APBD 2026 untuk perbaikan jalan rusak dari Pulau Punjung menuju Sembilan Koto, serta Rp500 juta untuk pengerasan jalan di Lubuak Labu. Program ini juga akan diperkuat melalui dukungan dari program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.
Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan pembangunan dua jembatan di Siraho dan Banai melalui kolaborasi dengan TNI pada tahun 2025. Di sektor lain, pembangunan infrastruktur telekomunikasi berupa dua tower serta peningkatan fasilitas pendidikan juga menjadi prioritas, khususnya di Kecamatan Sembilan Koto. Proyek pendidikan tersebut meliputi pembangunan ruang kelas TK senilai Rp195 juta, laboratorium komputer SMP sebesar Rp301 juta, serta revitalisasi SMPN 3 dengan anggaran Rp774 juta.
Untuk wilayah Asam Jujuhan, pada tahun 2026 direncanakan perbaikan tiga ruas jalan utama, yakni jalan poros Lubuk Besar–Alahan Nan Tigo–Bukit Hujan, pengerasan jalan Sinamar–Sungai Limau, serta jalan lingkar Alahan Nan Tigo. Sementara ruas jalan lainnya akan diusulkan melalui program Inpres Jalan Daerah pada tahun ini.
Di Kecamatan Padang Laweh, pemerintah sebelumnya telah menangani ruas jalan Simpang Tabek–Muaro Sopan sepanjang 6 kilometer dengan anggaran Rp3 miliar pada tahun 2025. Pekerjaan ini akan dilanjutkan pada tahun 2026 dengan tambahan anggaran Rp4 miliar. Selain itu, Pasar Sopan Jaya juga akan dioptimalkan dan ditata ulang sebagai pasar utama di wilayah perbatasan Sumatera Barat dan Riau.
Sementara di Kecamatan Sitiung, perbaikan jalan Gunung Medan–Sitiung Lama serta Gunung Medan–Sungai Duo telah dilakukan pada 2025. Untuk tahun 2026, pemerintah kembali menganggarkan Rp2 miliar untuk perbaikan jalan Sitiung–Pulai–Simpang Tabek, serta Rp300 juta untuk pembangunan jalan lingkar Sitiung, rehabilitasi pasar, dan pembangunan jalan produksi pertanian.
Bupati Annisa berharap seluruh rencana pembangunan tersebut dapat segera terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Semoga pembangunan infrastruktur ini dapat segera dilaksanakan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.















